Dharma Pertiwi gelar bakti sosial kesehatan di Desa Tanjung Kait Banten
Elshinta
Senin, 17 Desember 2018 - 21:55 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Dharma Pertiwi gelar bakti sosial kesehatan di Desa Tanjung Kait Banten
Dharma Pertiwi gelar bakti sosial kesehatan di Desa Tanjung Kait Banten. Foto: Istimewa/Elshinta.

Elshinta.com - Dharma Pertiwi yang merupakan induk dari organisasi istri prajurit TNI, menggelar Bakti Sosial Kesehatan dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-90 tahun 2018 di Desa Tanjung Kait, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Senin (17/12).

Bakti Sosial Kesehatan bagi masyarakat Desa Tanjung Kait, meliputi pengobatan umum, pengobatan gigi, khitanan, pemberian kaca mata baca dan sembako, penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, pelayanan KB serta screening kasus spesialistik.

Ketua Umum Dharma Pertiwi, Ibu Nanny Hadi Tjahjanto saat membuka Bakti Sosial Kesehatan dan peresmian Kampung Teknologi Nelayan menyampaikan bahwa sehat merupakan dambaan setiap manusia, karena dengan kondisi yang sehat dapat melaksanakan setiap aktivitas dengan baik dan sempurna. “Dilandasi dengan keinginan tersebut, maka Dharma Pertiwi bersama-sama dengan TNI dan berbagai Mitra TNI serta Instansi terkait lainnya mengadakan Bakti Sosial Kesehatan,” ucapnya dalam rilis yang diterima redaksi elshinta.com, Senin (17/12).

Lebih lanjut Ibu Nanny Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa Bakti Sosial Kesehatan merupakan bentuk upaya dan kepedulian TNI bersama Dharma Pertiwi dalam membantu meringankan beban masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan secara cuma-cuma. “Semoga kegiatan Bakti Sosial Kesehatan berupa pengobatan massal ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang kurang mampu untuk meningkatkan derajat kesehatannya,” harapnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kupiah meukutop Aceh laris manis saat Ramadan
Jumat, 16 April 2021 - 07:15 WIB
Peci kupiah meukutop (khas Aceh) menjadi incaran masyarakat Aceh dalam rangka menyambut bulan suci R...
Sastrawan sarankan kaji ulang konsep keragaman di dalam TMII
Rabu, 14 April 2021 - 16:36 WIB
Sastrawan Esha Tegar Putra menyarankan pemerintah melakukan kaji ulang terhadap konsep keragaman Tam...
Gugus tugas tingkatkan operasi yustisi saat ngabuburit
Selasa, 13 April 2021 - 19:49 WIB
Gugus Tugas COVID-19 Cianjur, Jawa Barat, memfokuskan operasi yustisi di pusat keramaian dan jalan p...
Kapasitas di Masjid Al-Azhom Tangerang dibatasi hanya 1.000 orang
Senin, 12 April 2021 - 23:01 WIB
Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin mengungkapkan kapasitas Masjid Raya Al - Azhom selama masa pande...
Dishub Jateng siapkan tiga skenario larangan mudik Lebaran 2021
Senin, 12 April 2021 - 22:49 WIB
Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah menyiapkan tiga skenario yang akan diterapkan terkait dengan ...
Menag minta masyarakat di zona oranye dan merah beribadah di rumah
Senin, 12 April 2021 - 21:10 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta masyarakat yang daerahnya masuk dalam zona oranye dan mera...
Menyikapi peniadaan mudik Lebaran 2021
Minggu, 11 April 2021 - 22:59 WIB
Kasus positif COVID-19 yang sudah lebih dari setahun melanda Indonesia dan sampai saat ini belum jug...
Ulama: Pelaku teror tidak utuh pahami konsep Islam
Minggu, 11 April 2021 - 16:45 WIB
 Ulama terkemuka di Kabupaten Lebak Kiai Haji Nurhaedi mengatakan pelaku teror di berbagai daerah ...
Tradisi baik jelang Ramadan perlu dilestarikan
Sabtu, 10 April 2021 - 16:47 WIB
Wakil Sekretaris Lembaga Bahtsul Masail PBNU KH Mahbub Maafi mengatakan jelang bulan suci Ramadan ma...
Moeldoko ingatkan pentingnya keberagaman dan toleransi
Jumat, 09 April 2021 - 21:24 WIB
Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko mengingatkan pentingnya keberagaman dan toleransi dalam keh...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV