Dinkes Lebak: Stres bisa timbulkan diabetes
Rabu, 19 Desember 2018 - 12:52 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com

Elshinta.com - Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak, dr Firman Rahmatullah menyatakan, stres bisa menjadi pemicu diabetes melitus termasuk juga lingkungan hidup tidak sehat.

"Kami minta masyarakat menghindari stres karena bisa memicu munculnya penyakit diabetes itu," kata Firman di Lebak, Rabu (19/12).

Stres bisa menimbulkan diabetes karena adanya produksi hormon serotonin berkurang maka kemampuannya untuk meningkatkan produksi insulin juga menjadi berkurang, akibatnya hormon insulin pun minim. Selain itu juga faktor lingkungan turut berpengaruh, seperti hidup tidak sehat, merokok, minuman keras, mengonsumsi cepat siap saji, instan, konsumsi gula berlebih, karbohidrat tinggi dan makan tidak teratur.

Begitu itu juga mereka kurang bergerak atau olahraga serta sering begadang.

Karena itu, pihaknya meminta masyarakat agar menghindari stres dengan cara rutin berolahraga, melaksanakan ibadah, mendengar musik kesukaan maupun kegiatan positif lainnya.

Saat ini, kata dia, prevalensi diabetes di Kabupaten Lebak meningkat berdasarkan hasil pemeriksaan darah baik di rumah sakit dan puskesmas.

Masyarakat Lebak yang teridentifikasi menderita diabetes melitus sekitar 5.000 orang. "Kami yakin jika seseorang menghindari stres dan membudayakan hidup sehat dipastikan tidak terjadi muncul penyakit diabetes," ujarnya menjelaskan, seperti dikutip dari Antara.

Menurut dia, penderita diabetes menyerang berbagai profesi mulai petani, pedagang, TNI, Polri, pegawai aparatur sipil negara (ASN) dan lainnya. Karena itu, masyarakat jika teridentifikasi positif diabetes dan belum mengalami komplikasi maka segera dikendalikan gula darahnya melalui budaya hidup sehat dan tidak stres.

Sebab, penderita diabetes membutuhkan terapi seumur hidup dan biaya cukup besar jika mengalami komplikasi dengan organ tubuh lain, seperti ginjal, jantung, mata,hipertensi dan stroke.

Penyakit diabetes yang diderita seseorang bisa berdampak terhadap rendah produktivitas juga kematian. "Saya kira biaya pengobatan diabetes yang mengalami komplikasi itu cukup mahal dan membebani ekonomi keluarga," katanya menerangkan.

Menurut dia, untuk menghindari serangan diabetes itu antara lain mengaktifkan olahraga dan minimal 30 menit selama lima hari dalam seminggu juga rajin melakukan pemeriksaan kadar gula ke Puskesmas.

Disamping itu juga makanan yang bergizi dan seimbang serta banyak istirahat untuk pencegahan penyakit diabetes melitus itu. "Kami minta masyarakat yang menderita diabates agar meminum obat dengan teratur agar tidak mengalami komplikasi," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Minggu, 20 Januari 2019 - 19:22 WIB
Elshinta.com -Masyarakat Desa Mendingin, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan di...
Minggu, 20 Januari 2019 - 12:12 WIB
Elshinta.com - Tertawalah, karena bukan hanya terasa melegakan, tapi juga bisa membuat kes...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 20:52 WIB
Elshinta.com - Selama ini diabetes dianggap sebagai salah satu penyakit paling mematikan d...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 19:25 WIB
Elshinta.com -Semua orang perlu mengontrol kadar gula darah di tubuh karena jika sudah terlanju...
Jumat, 18 Januari 2019 - 04:33 WIB
Elshinta.com - Talas memiliki banyak kandungan nutrisi yang bagus bagi kesehatan tubuh. Me...
Jumat, 18 Januari 2019 - 03:19 WIB
Elshinta.com - Para ilmuwan telah mengungkap pola diet ideal untuk kesehatan planet dan ma...
Senin, 14 Januari 2019 - 21:33 WIB
Elshinta.com - ISPA atau infeksi saluran pernafasan akut, asma, pneumonia hingga jantung k...
Senin, 14 Januari 2019 - 06:46 WIB
Elshinta.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau masyarakat mewaspadai penyakit d...
Minggu, 13 Januari 2019 - 17:57 WIB
Elshinta.com - Ahli gizi Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes mengatakan minuman manis yang ding...
Jumat, 11 Januari 2019 - 07:07 WIB
Elshinta.com - Direktur Eksekutif LSM Indonesia AIDS Coalition (IAC) Aditya Wardhana memin...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)