Polres Purwakarta kalah dalam praperadilan tersangka Reni Maryani
Rabu, 19 Desember 2018 - 21:12 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Sigit Kurniawan
Sumber foto: Tita Sopandy/Radio Elshinta

Elshinta.com - Polres Purwakarta, Jawa Barat kalah dalam praperadilan Reni Maryani tersangka dugaan penipuan Rp10 miliar. Sesaat setelah dilepas dari tahanan Mapolres Purwakarta tersangka ditangkap kembali di Jl Veteran, oleh petugas Satuan Reserse dan Kriminal Polres Purwakarta untuk ditahan kembali.

Sesaat sebelum penangkapan tersangka, sempat terjadi ricuh karena para korban investasi telah mengamuk dan menghadang kendraan yang membawa tersangka Reni Maryani pemilik katering PT Citra Indah Pratama Purwakarta. Meskipun terjadi kemacetan arus lalu lintas di sekitar Jl Veteran, namun kendraan tetap melaju akan melarikan diri, setelah menabrak seorang warga dan diperingati oleh para petugas, kendaraan baru berhenti, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Tita Sopandy, rabu (19/12).

Sebelumnya tersangka Reni Maryani telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan penipuan investasi dengan nilai sekitar Rp10 miliar. Tersangka telah mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Purwakarta. Sidang praperadilan Polres Purwakarta dalam putusanya kalah. 

Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Handreas Ardian mengatakan, dalam putusan pengadilan pihaknya telah dikalahkan, dikarenakan surat pemberitahuan penangkapan dititipkan kepada kuasa hukumnya. Polres Purwakarta menghargai putusan pengadilan, meskipun seluruh prosedur sudah sesuai peraturan Kapolri.

Atas putusan tersebut tersangka harus dikeluarkan dari penahananya, tersangka Reni Maryani sore tadi dikeluarkan dari tahanan Mapolres Purwakarta. Gelar perkara akan dilakukan kembali, bagaimana profiling dari tersangka karena tersangka sudah melakukan kasus yang sama dan sudah di vonis. Putusan praperadilan sudah putus dan inkrah, namun pihaknya akan melakukan upaya untuk memperbaiki obyek-obyeknya sehingga tersangka harus ditahan kembali karena di khawatir tersangka akan melarikan diri.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 17 Januari 2019 - 19:57 WIB
Elshinta.com - Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendiz...
Kamis, 17 Januari 2019 - 18:15 WIB
Elshinta.com - Bos Paramount Enterprise International, Eddy Sindoro membantah dirinya pernah be...
Kamis, 17 Januari 2019 - 14:00 WIB
Elshinta.com - Penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri wajib menjalankan penyita...
Kamis, 17 Januari 2019 - 13:06 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil enam saksi dalam penyidikan ka...
Kamis, 17 Januari 2019 - 10:43 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil lima anggota DPRD Kabupaten Be...
Kamis, 17 Januari 2019 - 07:11 WIB
Elshinta.com - Pihak kepolisian akan memanggil Ivan Gunawan untuk dimintai keterangan terk...
Rabu, 16 Januari 2019 - 21:45 WIB
Elshinta.com - Penyidik dari Polres Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengungkap peran te...
Rabu, 16 Januari 2019 - 21:27 WIB
Elshinta.com - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Nusa Tenggara ...
Rabu, 16 Januari 2019 - 20:35 WIB
Elshinta.com - Malang Corruption Watch (MCW) mendesak sekaligus mempertanyakan keseriusan ...
Rabu, 16 Januari 2019 - 20:12 WIB
Elshinta.com - Kapolres Kota Depok Kombes Pol Didik Sugiarto mengungkapkan adanya kemungki...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)