45 kantong jasad korban tsunami Aceh kembali ditemukan setelah 14 tahun
Kamis, 20 Desember 2018 - 06:57 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
Penemuan kembali korban tsunami Aceh. Sumber foto: https://bit.ly/2rK8NKK

Elshinta.com - Sebanyak 45 kantong plastik berisi jasad manusia yang diduga korban tsunami ditemukan di dalam satu lubang di Dusun Lamseunong, Gampong (Desa) Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, setelah 14 tahun bencana tersebut menerjang Aceh.

"Kami pikir cuma dua orang, tetapi setelah dikorek 45 orang. Dikorek berjarak 0,5 meter, dan semula untuk lubang septic tank," kata Muhammad Yahya Tauhid (73) yang menyaksikan penemuan kantong-kantong berisi jasad manusia di Kajhu, Aceh Besar, Rabu (19/12).

Ia menjelaskan tempat penemuan kantong berisi jasad itu merupakan tempat warga gampong bercocok tanam sebelum gempa, dan tsunami menerjang Aceh pada 24 Desember 2004 dan kemudian menjadi lahan kosong.

"Dulunya lahan kosong itu merupakan milik hulubalang Teuku (Cut Anmat) Tungkop, yang kelola sekarang anaknya, tinggal di Gampong Prada (Banda Aceh)," lanjut dia, sebagaimana dilansir Antara.

Baca juga: Warga temukan puluhan jenazah korban tsunami di Kajhu

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh, Teuku Ahmad Dadek mengatakan bahwa aparat Gampong Kahju tidak mendata area penemuan kantong-kantong berisi kerangka manusia itu sebagai kuburan massal korban tsunami tahun 2004.

"Lokasi penemuan kantongan plastik ini merupakan bekas kuburan massal yang dibuat oleh para relawan di masa darurat pascatsunami. Tapi mereka ini tanpa melakukan koordinasi, sehingga tidak tercatat sebagai kuburan massal," ungkapnya.

Ia menjelaskan kerangka manusia dalam enam dari 45 kantong plastik yang ditemukan telah diketahui identitasnya berdasarkan tanda pengenal yang ikut terkubur bersama pemiliknya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jumat, 18 Januari 2019 - 23:17 WIB
Elshinta.com - Ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi) Sudjiatmi malam ini, Jumat (18/1) meng...
Jumat, 18 Januari 2019 - 22:44 WIB
Elshinta.com - Ribuan umat Islam, khususnya warga Nahdliyin Solo dan Boyolali, Jawa Tengah...
Jumat, 18 Januari 2019 - 21:40 WIB
Elshinta.com - Kementerian Luar Negeri RI menyerahkan Samsul Saguni (39), WNI yang dibebas...
Jumat, 18 Januari 2019 - 20:56 WIB
Elshinta.com - Pakar geologi Teuku Abdullah Sanny menuturkan zona merah rawan bencana mema...
Jumat, 18 Januari 2019 - 19:35 WIB
Elshinta.com - Pengacara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma`ruf Amin, Yusril Ihza ...
Jumat, 18 Januari 2019 - 19:26 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan, bulan F...
Jumat, 18 Januari 2019 - 19:09 WIB
Elshinta.com - Menteri Keuangan (Menkeu) dan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominf...
Jumat, 18 Januari 2019 - 18:44 WIB
Elshinta.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengapresiasi kerja kepolisian da...
Jumat, 18 Januari 2019 - 18:36 WIB
Elshinta.com - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri telah menyerahkan d...
Jumat, 18 Januari 2019 - 18:26 WIB
Elshinta.com - Duta Besar RI untuk Palestina Andy Rachmianto menyalurkan bantuan kemanusia...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)