Enam desa di Kecamatan Sumur masih terisolasi
Selasa, 25 Desember 2018 - 15:39 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho. Sumber foto: https://bit.ly/2GA2mnM

Elshinta.com - Hingga hari ketiga pascatsunami yang melanda Selat Sunda, enam desa di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, masih terisolasi dan belum tersentuh bantuan.

"Daerah terdampak belum semua bisa dijangkau khususnya Kecamatan Sumur karena akses putus banyak jalan rusak dan jembatan rusak," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Selasa (25/12).

Ada tujuh desa di Kecamatan Sumur, dari tujuh desa tersebut yang baru bisa dijangkau bantuan adalah Desa Tamanjaya namun baru dua dusun yang dapat dijangkau tim gabungan yaitu Dusun Paniis dan Tanjung Male, sementara enam desa yang belum tersentuh masih memerlukan bantuan.

Sutopo mengatakan keenam desa yang masih membutuhkan bantuan tersebut yaitu Desa Cigorondong, Kertajaya, Sumberjaya, Tunggajaya, Ujungjaya dan Kertamukti. Dia mengatakan, desa-desa yang terisolasi tersebut karena akses untuk transportasi terputus akibat terjangan tsunami sehingga tim gabungan terhambat melakukan evakuasi.  "Dalam kondisi normal saja, akses transportasi di daerah tersebut rusak apalagi saat bencana seperti ini," kata Sutopo.

BNPB mencatat hingga pukul 13.00 WIB, korban jiwa akibat tsunami di Selat Sunda mencapai 492 orang. BNPB juga mencatat hingga hari ketiga pascatsunami Selat Sunda, sebanyak 1.485 orang luka-luka, 154 hilang dan 16.082 orang mengungsi akibat tsunami pada Sabtu (22/12) malam tersebut. Tsunami tersebut berdampak pada lima kabupaten yaitu Pandeglang dan Serang di Provinsi Banten, serta Kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran dan Tanggamus Provinsi Lampung.

Dari lima kabupaten tersebut, dampak terparah dialami Kabupaten Pandeglang tercatat 290 orang meninggal, 1,143 orang luka-luka, 77 hilang dan 14.395 mengungsi. Lalu di Kabupaten Lampung Selatan dimana korban jiwa mencapai 108 orang meninggal, 279 luka-luka, 9 orang hilang dan 1.373 orang mengungsi. Sementara di Kabupaten Serang tercatat 29 orang meninggal, 62 luka-luka, 68 hilang dan 83 orang mengungsi, di Pesawaran satu korban jiwa, satu luka-luka dan 231 mengungsi. Sedangkan di Tanggamus terdata satu orang meninggal, dikutip Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 21 Januari 2019 - 11:11 WIB
Elshinta.com - Masyarakat yang tinggal di daerah-daerah yang rawan tanah longsor di Jawa T...
Senin, 21 Januari 2019 - 10:08 WIB
Elshinta.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) ...
Minggu, 20 Januari 2019 - 21:34 WIB
Elshinta.com -Banyak korban bencana gempa, tsunami, dan likuifaksi di Palu, Sulawesi Tengah, di...
Minggu, 20 Januari 2019 - 19:17 WIB
Elshinta.com -Sejumlah warga terdampak banjir luapan Sungai Cimanuk, Kabupaten Garut, Jawa Bara...
Minggu, 20 Januari 2019 - 08:12 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gempa denga...
Minggu, 20 Januari 2019 - 06:28 WIB
Elshinta.com - Pencarian Seorang kakek bernama Mardiyo (60) yang diduga tertimbun tanah lo...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 20:23 WIB
Elshinta.com -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Kota Banda Aceh, Provinsi A...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 19:45 WIB
Elshinta.com -Sebanyak delapan desa di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, masih tergenang banjir,...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 19:14 WIB
Elshinta.com -Pengerukan material longsor yang menutup jalan utama Magelang-Purworejo di Dusun ...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 09:25 WIB
Elshinta.com - Sejumlah wilayah di Kabupaten Mojokerto, dilanda banjir serta tanah longsor...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)