Sandiaga Uno janji cari solusi permasalahan nelayan
Selasa, 25 Desember 2018 - 17:39 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno sebelum berdialog dengan kalangan milenial di Coffe Galang, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kilometer 15, Makasar, Sulawesi Selatan, Senin (24/12). Sumber foto: https://bit.ly/2RioLKC

Elshinta.com - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno berjanji akan mencarikan solusi permasalahan para nelayan.

Penegasan itu disampaikan Sandiaga Uno, saat melakukan sosialisasi di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Beba Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Selasa (25/12).

Mantan Wakil Gubernur DKI tersebut mendengarkan dan menyerap aspirasi serta keluhan nelayan. Sandi juga sempat mampir ke salah satu warung yang menjajakan ikan laut. Di sepanjang jalan menuju TPI yang memang dipenuhi warung pinggir laut dengan menu utama ikan bakar, calon wakil presiden nomor urut 02 itu sempat membakar ikan di salah satu warung yang kebanyakan tanpa nama itu.

Dia berharap, di tahun 2019 nanti, jika terpilih bersama Prabowo Subianto akan mencari solusi permasalahan para nelayan. "InsyaAllah kami akan menemukan solusi dari keluhan para nelayan ini. Pemerintah memang harus hadir untuk menggerakkan ekonomi para nelayan. Kami akan fokus pada penciptaan dan penyediaan lapangan kerja, harga-harga kebutuhan pokok stabil serta terjangkau. InsyaAllah 2019 nelayan sejahtera," terang Sandiaga yang disambut riuh ratusan nelayan.

Pada sosialisasi tersebut, dua nelayan Takalar, yakni Haji Anwar dan Haji Sayamsurizal langsung menyampaikan keluhannya kepada Sandiaga Uno. Haji Anwar mengeluhkan langkanya solar, izin melaut dan tidak terserapnya ikan laut yang mereka dapat. "Solar langka sekali pak. Kami terkadang tidak melaut. Ini mengganggu produksi dan kadang banyak kapal nelayan yang tidak bisa melaut," tutur Anwar.

Selain itu lanjut Anwar, masalah lainnya adalah harga jual ikan yang menyedihkan, hingga membuat pendapatan para nelayan turun. Ia juga mengeluhkan, harga ikan di pagi hari bisa berbeda pada saat siang, bahkan perbedaannya hingga 90 persen. "Harga ikan di pagi hari misalnya Rp10.000, nah makin siang dan sore harganya bisa hanya Rp1.000," jelas Anwar, dikutip Antara.

Hal senada diungkapkan Haji Syamsurizal yang menyatakan, selain solar yang langka juga para nelayan kesulitan mendapatkan Surat Ijin Penangkapan Ikan (SIPA) bagi nelayan yang memiliki kapal 30 GT. "Selain solar yang langka, Surat Ijin Penangkapan Ikan (SIPA) juga menyulitkan kami pak yang punya kapal 30 GT. Kalau bisa pak, kebijakan ini diubah atau kalau bisa dipermudah," harap Syamsurizal.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 21 Januari 2019 - 12:54 WIB
Elshinta.com - Ketua Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi Sejabodetabek, Monisyah mengatak...
Senin, 21 Januari 2019 - 12:45 WIB
Elshinta.com - Calon wakil presiden RI Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan, salah satu prog...
Senin, 21 Januari 2019 - 08:05 WIB
Elshinta.com - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Bulan Bintang (DPP PBB) Yusril Ihza ...
Senin, 21 Januari 2019 - 07:53 WIB
Elshinta.com - Seminggu terakhir publik di Indonesia diramaikan dengan dua kegiatan politi...
Minggu, 20 Januari 2019 - 13:25 WIB
Elshinta.com - Calon wakil presiden Indonesia nomor urut 02, Sandiaga Salahudin Uno mengun...
Minggu, 20 Januari 2019 - 13:13 WIB
Elshinta.com - Sebanyak lima ribu jemaah dari ibu-ibu perwiritan se-Kota Medan dan Deliser...
Minggu, 20 Januari 2019 - 06:50 WIB
Elshinta.com - Koordinator Relawan Milenial Jokowi-Amin, Pradana Indraputra menilai pemban...
Minggu, 20 Januari 2019 - 06:39 WIB
Elshinta.com - Pasangan calon presiden dan wakil presiden Indonesia nomor urut 02, Prabowo...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 14:45 WIB
Elshinta.com -Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI tidak lagi memberikan kisi-kisi pertanyaan kepada ...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 10:28 WIB
Elshinta.com - Pakar komunikasi dari STIKOM Semarang Gunawan Witjaksana menyarankan agar K...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)