Cara mematikan fast charging di ponsel
Rabu, 26 Desember 2018 - 16:52 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2AcmaYM

Elshinta.com - Pengguna ponsel yang banyak bekerja di luar ruangan mungkin merasa sangat terbantu dengan teknologi pengisi daya cepat atau fast charging yang kini banyak ditemukan di ponsel berdaya besar.

Lantas untuk apa fast charging dimatikan?

Laman Phone Arena menjelaskan, mengisi baterai dengan fast charging memang tidak segera merusak ponsel, misalnya ponsel jadi panas lalu meledak. Dampak fast charging ke baterai mungkin akan terasa dalam jangka waktu yang lama.

Ketika mengisi daya dengan fast charging, tenaga yang dibutuhkan untuk mengalirkan listrik ke perangkat diperbesar agar waktu mengisi daya dapat berkurang, dalam jangka panjang akan berpengaruh ke perangkat keras ponsel.

Apalagi, jika mengisi daya dilakukan sambil bermain game atau aplikasi, atau ponsel diletakkan di ruangan yang bersuhu tinggi.

Selain itu, ada juga pengguna ponsel yang terbiasa mengisi daya ponsel semalaman karena tertidur, jadi, mungkin sebaiknya fitur fast charging dimatikan jika sedang tidak diperlukan.

  • Cek pengaturan ponsel

Beberapa produsen ponsel menyediakan fitur fast charging untuk dapat dinyalakan atau dimatikan. Biasanya, mereka menaruh pengaturan ini di menu "Baterai", kemudian cari pilihan "fast charging", "quick charge" atau nama yang dipilih masing-masing produsen untuk pengisi daya cepat.

  • Pakai charger biasa

Jika tidak ada opsi untuk mematikan fast charging lewat ponsel, pakai charger biasa dari ponsel lama yang sesuai dengan port USB ponsel. Cek apakah charger tersebut tergolong reguler, dengan daya di bawah 5 volt dan 2 ampere.

  • Colok ke laptop

Alternatif lainnya, sambungkan ponsel ke laptop atau gawai lainnya yang dapat dipakai untuk mengisi daya, demikian dikutip dari Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Minggu, 10 Maret 2019 - 20:13 WIB
Elshinta.com - Google mengingatkan seluruh penggunanya untuk segera memperbarui perambah (...
Selasa, 26 Februari 2019 - 22:24 WIB
Elshinta.com - ZTE Corporation, vendor terkemuka di dunia untuk solusi telekomunikasi, tek...
Senin, 21 Januari 2019 - 11:01 WIB
Elshinta.com - Samsung sempat menjauh dari tren ponsel berponi (notch) pada 2017 dan 2018,...
Selasa, 15 Januari 2019 - 13:45 WIB
Elshinta.com - Resmi diperkenalkan pekan lalu, anak perusahaan Xiaomi, Redmi, menargetkan ...
Senin, 14 Januari 2019 - 12:14 WIB
Elshinta.com - Samsung berencana meluncurkan lini smartphone ramah kantong di India sebelu...
Minggu, 13 Januari 2019 - 18:42 WIB
Elshinta.com - Perusahaan Korea LG Electronics telah mematenkan teknologi smartphone layar...
Sabtu, 12 Januari 2019 - 17:49 WIB
Elshinta.com - Huawei memperkenalkan lini produk terbaru Y7 Pro 2019 untuk mengisi kehadir...
Sabtu, 12 Januari 2019 - 07:12 WIB
Elshinta.com - Sprint menyelesaikan uji coba transmisi data menggunakan jaringan 5G menggu...
Kamis, 10 Januari 2019 - 13:22 WIB
Elshinta.com - Xiaomi telah mengumumkan rencana untuk melepas Redmi menjadi merek terpisah...
Rabu, 09 Januari 2019 - 15:54 WIB
Elshinta.com - Foto-foto desain Samsung Galaxy S10 telah beredar sebelum smartphone andala...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)