Gudang pemecah batu yang terbakar menewaskan seorang penjaga
Elshinta
Rabu, 26 Desember 2018 - 18:29 WIB | Penulis : Rizky Sandra | Editor : Sigit Kurniawan
Gudang pemecah batu yang terbakar menewaskan seorang penjaga
Lokasi gudang pemecah batu yang terbakar di Desa Karanggondang, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Sumber foto: https://bit.ly/2RgeLkP

Elshinta.com - Seorang warga yang merupakan penjaga gudang meninggal dunia setelah tubuhnya ikut terbakar dalam musibah kebakaran di pabrik pemecah batu di Desa Karanggondang, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Rabu (26/12).

Kepala Polsek Udanawu, Kabupaten Blitar AKP Wahyu Satrio mengemukakan kejadian kebakaran itu pertama kali diketahui oleh warga yang sedang mencari rumput di sekitar pabrik, kemudian melaporkannya ke perangkat desa dan diteruskan ke pihak berwajib.

"Ada warga yang melaporkan kejadian kebakaran itu perangkat. Petugas ke lokasi dan setelah dilihat ada korban dan ternyata sudah meninggal dunia hangus terbakar," kata Wahyu, dikutip Antara.

Dia mengatakan, korban yang meninggal dunia itu bernama Marni (65), penjaga gudang di lokasi pabrik pemecah batu di Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar.

Wahyu mengatakan, pihaknya langsung berkoordinasi meminta bantuan tim pemadam kebakaran untuk membantu proses pemadaman serta mengevakuasi tubuh korban.

"Setelah dirasa aman, petugas langsung membawa jasad korban ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar, untuk divisum," ujarnya.

Polisi juga masih melakukan penyelidikan terkait dengan kejadian kebakaran tersebut. Mereka melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi pabrik yang terbakar, guna mengetahui penyebab kejadian itu. Namun, dugaan sementara ada masalah arus listrik, sehingga memicu kebakaran.

Sementara itu, pemilik pabrik pemecah batu itu, Linda Gumada mengatakan korban memang karyawan tetap di pabrik miliknya. Ia bertugas sebagai penjaga gudang. Dari pihak pabrik, sebenarnya sudah membuatkan tempat tidur di bagian depan pabrik, namun dirinya tidak tahu mengapa korban istirahat di lokasi dekat panel listrik.

"Sebenarnya sudah dibuatkan tempat tidur di depan. Kami duga ia capai setelah berkeliling lalu tidur di gudang yang berada dekat dengan panel listrik itu," kata dia.

Linda juga belum menghitung dengan pasti kerugian akibat kebakaran tersebut, namun diduga hingga puluhan juta rupiah. Saat ini, pihaknya masih mengurus untuk ikut membantu proses pemakaman karyawannya yang meninggal dunia itu.

Hingga Rabu siang lokasi pabrik tersebut masih diberi garis polisi, sebagai pertanda yang tidak berkepentingan dilarang masuk. Sejumlah warga juga penasaran melihat lokasi pabrik yang terbakar itu, namun tidak diperbolehkan mendekat. Selain masih panas karena bara api, polisi ingin memastikan proses penyelidikan bisa berjalan dengan lancar.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ibu kandung temukan anaknya tewas gantung diri
Sabtu, 20 Juli 2019 - 21:34 WIB
Elshinta.com - Mulyadi (21) warga Gang Empang, Desa Gunungjati, Kabupaten Cirebon ditemuka...
Disambar buaya saat mandi di sungai
Jumat, 19 Juli 2019 - 11:46 WIB
Elshinta.com - Seorang nenek bernama Jumantan (60), warga Desa Handil Sohor, Kabupaten Kot...
80 hektare lahan gambut di Mempawah terbakar
Kamis, 18 Juli 2019 - 09:14 WIB
Elshinta.com - Kebakaran yang dalam tiga hari terakhir melanda 80 hektare lebih lahan gamb...
Tercebur kedalam sumur, dua warga Kiarapedes meninggal dunia
Sabtu, 13 Juli 2019 - 18:22 WIB
Elshinta.com - Dua warga Purwakarta ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, yang sebelumnya te...
Dua ruko terbakar di Stabat, dua korban luka bakar dan satu meninggal dunia
Sabtu, 13 Juli 2019 - 17:35 WIB
Elshinta.com - Dua unit rumah toko (Ruko) yang terletak di Jalan KH. Zainul Arifin, Stabat Kabu...
Kebakaran rumah terjadi di Purwakarta, kerugian ditaksir capai 500 juta
Sabtu, 13 Juli 2019 - 15:52 WIB
Elshinta.com - Satu rumah warga di Kp Coblong RT 01/01 Desa Lebak Anyar, Kecamatan Pasawah...
Aceh besar dilanda hujan es dan pohon tumbang
Sabtu, 13 Juli 2019 - 14:25 WIB
Elshinta.com - Fenomena langka berupa turunnya hujan es, dan belasan batang pohon bertumba...
Perahu mesin dengan 15 penumpang hilang di Perairan Raja Ampat
Sabtu, 13 Juli 2019 - 09:16 WIB
Elshinta.com - Perahu mesin bermuatan 15 penumpang dilaporkan hilang di Perairan Raja Ampa...
Diduga tidak bisa berenang, Nadzif tewas tenggelam di Sungai Cisalada
Kamis, 11 Juli 2019 - 19:36 WIB
Elshinta.com - Nadzif Mustofa (12) warga Kampung Cinangsi RT 03/01 Desa Cisalada, Kecamata...
Bocah masuk lubang paku bumi sedalam 32 meter berhasil dievakuasi
Kamis, 11 Juli 2019 - 06:43 WIB
Elshinta.com - Petugas Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palembang mengevakua...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 193
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once