Kapan harus periksa saat mengalami batuk berkepanjangan
Kamis, 27 Desember 2018 - 08:53 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2Sl8JNh

Elshinta.com - Anda diserang batuk yang tak kunjung sembuh selama liburan, tentu sangat menganggu. Sehingga, muncul pertanyaan berapa lama batuk berlangsung? Kapan batuk itu memerlukan obat yang dijual bebas?

"Jika batuk Anda telah melewati batas 18 hari, mungkin sudah saatnya mengunjungi dokter," ujar Benjamin Kaplan, M.D., dokter penyakit dalam di Orlando Health, seperti yang dilansir Antara dari medical daily, Kamis (27/12).

Sebuah studi mengungkapkan bahwa sebagian besar pasien mengharapkan batuk paling lama berlangsung tujuh hingga sembilan hari, sekitar setengah dari jumlah hari yang disebutkan di atas. Para peneliti mencatat bagaimana hal ini dapat meningkatkan risiko penggunaan antibiotik yang tidak perlu.

Batuk kronis, didefinisikan dengan durasi batuk setidaknya enam hingga delapan minggu, merupakan indikator masalah medis yang mendasarinya. Namun, sementara durasi adalah salah satu faktor, dimana Anda harus mencatat gejala yang menyertainya yang dapat memberitahukan Anda ketika terjadi sesuatu.

Penyakit refluks gastroesofagus, misalnya, juga dapat menyebabkan batuk yang menetap tanpa sensasi perih pada dada. Anda mungkin memiliki alasan untuk mencurigai hal ini, jika Anda memiliki bau mulut dan rasa asam di mulut.

Selain itu, Dr. Kenneth Patton dari Rumah Sakit Bethesda North di Cincinnati baru-baru ini mencatat peningkatan kasus infeksi pernapasan yang buruk. Biasanya, tetesan postnasal yang bertahan lama (yang bertahan bahkan setelah infeksi) adalah penyebab batuk.

Sebagian besar pasien, katanya, datang melaporkan sesak napas yang perlahan memburuk, berbeda dari flu yang tiba-tiba datang. 

"Mereka menarik, tulang rusuk mereka bekerja keras. Anda dapat melihat otot leher mereka, Anda benar-benar dapat melihat bahwa mereka mengalami kesulitan bernapas," kata Dr. Patton.

Jika Anda seorang perokok atau seseorang yang mengalami paparan kedua, Anda harus menyadari bahwa asap tembakau itu sendiri dapat memperpanjang batuk. Ada juga kemungkinan kanker paru-paru jika batuk disertai dengan nyeri dada, penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, atau dahak berdarah. Jika Anda mengalami salah satu dari gejala ini, Anda harus mengunjungi dokter sesegera mungkin untuk memastikan deteksi dini.

Dalam kasus lain dari batuk kronis, dokter mungkin mencurigai asma dan akan memutuskan untuk melakukan tes fungsi paru-paru, kata Dr. Kaplan. Ada juga subtipe yang dikenal sebagai asma varian batuk yang sulit didiagnosis.

Intinya adalah bahwa Anda tidak perlu khawatir hanya karena batuk Anda telah berlangsung lebih dari sepuluh hari. Temui dokter jika Anda perhatikan bahwa itu memburuk atau tidak menanggapi obat yang dijual bebas dan pengobatan rumahan. Sebagaimana dicatat, awasi gejala-gejala yang menyertainya karena dapat membantu dokter Anda membuat diagnosis yang tepat.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rabu, 24 April 2019 - 19:09 WIB
Elshinta.com - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) ...
Minggu, 14 April 2019 - 13:13 WIB
Elshinta.com - Seorang spesialis penyakit retina dan direktur Ophthalmic Research at the L...
Jumat, 12 April 2019 - 16:14 WIB
Elshinta.com - Perbaikan gizi adalah salah satu upaya nyata untuk mengakhiri kemiskinan di Indo...
Kamis, 11 April 2019 - 19:58 WIB
Elshinta.com - Pemerintah kabupaten Kudus Jawa Tengah meluncurkan layanan kegawatdaruratan dan ...
Selasa, 09 April 2019 - 14:16 WIB
Elshinta.com - Indonesia perlu meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman penyak...
Senin, 08 April 2019 - 13:49 WIB
Elshinta.com - Sebuah studi para peneliti Jepang menyatakan jika Anda sering buang air kec...
Sabtu, 06 April 2019 - 17:16 WIB
Elshinta.com - Dokter spesialis anak Dr Setia Budi Salekede Sp.A(K) mengatakan penyakit in...
Sabtu, 30 Maret 2019 - 20:16 WIB
Elshinta.com -Pasien kanker punya risiko merasakan sakit fisik lebih tinggi karena menanggung b...
Sabtu, 30 Maret 2019 - 15:19 WIB
Elshinta.com -Sebanyak 150 anak Sekolah Dasar dibersihkan telinganya di Rumah Sakit Umum Daerah...
Rabu, 27 Maret 2019 - 17:18 WIB
Elshinta.com -Ahli dermatologi dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (PERDOSKI) J...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)