KPK tahan delapan tersangka suap proyek SPAM di Kementerian PUPR
Minggu, 30 Desember 2018 - 14:14 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. Foto: Dody Handoko/elshinta.com

Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan delapan tersangka kasus suap proyek-proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kementerian PUPR Tahun Anggaran 2017-2018.

"Para tersangka ditahan 20 hari pertama di sejumlah lokasi," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Minggu (30/12).

KPK total telah menetapkan delapan tersangka. Diduga sebagai pemberi antara lain Dirut PT Wijaya Kusuma Emindo (WKE) Budi Suharto (BSU), Direktur PT WKE Lily Sundarsih (LSU), Direktur PT Tashida Sejahtera Perkara (TSP) Irene Irma (IIR), dan Direktur PT TSP Yuliana Enganita Dibyo (YUL).

Sedangkan diduga sebagai penerima antara lain Kepala Satuan Kerja SPAM Strategis/Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) SPAM Lampung Anggiat Partunggal Nahot Simaremare (ARE), PPK SPAM Katulampa Meina Woro Kustinah (MWR), Kepala Satuan Kerja SPAM Darurat Teuku Moch Nazar (TMN), dan PPK SPAM Toba 1 Donny Sofyan Arifin (DSA), seperti dikutip dari Antara.

Budi Suharto ditahan di Rutan Cabang KPK di Kavling C-1 Jakarta, Lily Sundarsih ditahan Rutan Cabang KPK di Kavling K-4 Jakarta, Irene Irma di Rutan Polda Metro Jaya, dan Yuliana Enganita Dibyo di Rutan Polres Jakarta Selatan.

Selanjutnya, Anggiat Partunggal Nahot Simaremare ditahan di Rutan Cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur, Meina Woro Kustinah di Rutan Polres Jakarta Selatan, Teuku Moch Nazar di Rutan Polres Jakarta Pusat, dan Donny Sofyan Arifin di Rutan Cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur. Anggiat Partunggal Nahot Simaremare, Meina Woro Kustinah, Teuku Moch Nazar, dan Donny Sofyan Arifin diduga menerima suap untuk mengatur lelang terkait proyek pembangunan SPAM Tahun Anggaran 2017-2018 di Umbulan 3-Pasuruan, Lampung, Toba 1, dan Katulampa.

Dua proyek lainnya adalah pengadaan pipa HDPE di Bekasi dan daerah bencana di Donggala, Palu, Sulawesi Tengah.

Untuk proyek tersebut, mereka menerima masing-masing sebagai berikut.

Anggiat Partunggal Nahot Simaremare menerima Rp350 juta dan 5.000 dolar AS untuk pembangunan SPAM Lampung. Selanjutnya, Rp500 juta untuk pembangunan SPAM Umbulan 3, Pasuruan, Jawa Timur.

Meina Woro Kustinah Rp1,42 miliar dan 22.100 dolar Singapura untuk pembangunan SPAM Katulampa. Teuku Moch Nazar Rp2,9 miliar untuk pengadaan pipa HDPE di Bekasi dan Donggala, dan Donny Sofyan Arifin Rp170 juta untuk pembangunan SPAM Toba 1.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 18 April 2019 - 13:41 WIB
Elshinta.com - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) d...
Kamis, 18 April 2019 - 13:39 WIB
Elshinta.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Syafru...
Kamis, 18 April 2019 - 13:29 WIB
Elshinta.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, TNI dan Polri akan menjaga...
Kamis, 18 April 2019 - 12:59 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Kamis, 18 April 2019 - 09:38 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah wilayah ...
Senin, 15 April 2019 - 18:58 WIB
Elshinta.com - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Gatot Eddy Pramono menyatakan, hingga saat in...
Kamis, 11 April 2019 - 16:12 WIB
Elshinta.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meminta masyarakat untuk tidak fokus p...
Kamis, 11 April 2019 - 12:22 WIB
Elshinta.com -Kabar duka datang dari dunia keroncong Tanah Air. Penyanyi keroncong Mus Mulyadi ...
Rabu, 10 April 2019 - 12:55 WIB
Elshinta.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan dalam Musyawarah Perencanaa...
Selasa, 09 April 2019 - 17:26 WIB
Elshinta.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan permasalahan banjir di wila...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)