Pendidikan pemilih pengaruhi kesuksesan Pemilu
Minggu, 30 Desember 2018 - 16:53 WIB | Penulis : Rizky Sandra | Editor : Administrator
Pemilih pemula mengikuti sosialisasi Pemilu 2019. Sumber foto: https://bit.ly/2CFpcqd

Elshinta.com - Pendidikan pemilih menjelang Pemilu dan Pilpres 2019 sangat penting karena dapat memengaruhi kesuksesan pesta demokrasi, kata pengamat politik dari Universitas Jenderal Soedirman, Ahmad Sabiq.

"Pendidikan pemilih sangat penting bagi suksesnya penyelenggaraan pesta demokrasi karena dapat menciptakan pemilih yang berkualitas," katanya di Purwokerto, Minggu (30/12).

Sabiq menjelaskan, pemilu yang berkualitas bukan hanya ditentukan oleh proses pemilihan yang transparan, jujur dan adil yang ditentukan oleh kinerja lembaga penyelenggara serta peserta pemilu.

"Pemilu yang berkualitas juga tidak bisa dilepaskan dari adanya pemilih yang berkualitas. Yakni pemilih yang sadar akan arti penting dirinya dalam pemilu," katanya, dikutip Antara.

Ia mengatakan, tujuan pendidikan pemilih guna memberikan bekal kognisi yang memadai tentang politik kepada para pemilih sehingga tumbuh pemahaman dan kesadaran mereka untuk memenuhi peran kewarganegaraannya.

Pendidikan pemilih yang intensif dan menjangkau luas seluruh lapisan masyarakat diharapkan dapat menumbuhkan masyarakat pemilih yang mendapat akses informasi dengan baik.

Dengan bekal informasi yang baik, kata dia, pemilih biasanya akan dapat bertindak rasional dalam pemilu, sehingga akan meningkatkan kualitas pemilunya.

Kendati demikian, dia menegaskan bahwa pendidikan pemilih perlu dilakukan dengan tepat sasaran dan memperhatikan kalangan-kalangan yang sejauh ini belum mendapatkan informasi politik yang mencukupi.

"Sasaran yang perlu diperhatikan adalah kalangan-kalangan yang sejauh ini belum mendapatkan informasi politik yang mencukupi seperti para pemilih pemula dan mereka yang selama ini kurang mendapat informasi seperti kaum difabel, masyarakat di wilayah terpencil, pedalaman atau perbatasan dan lain sebagainya," katanya.

Dengan pelaksanaan pendidikan pemilih yang intensif, khususnya menjelang Pemilu dan Pilpres 2019, kata dia, maka penyelenggaraan pesta demokrasi akan berlangsung baik dan berkualitas.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sabtu, 20 April 2019 - 21:24 WIB
Elshinta.com - Kapolres Majalengka AKBP Mariyono, S.I.K, M.Si monitoring rapat p...
Sabtu, 20 April 2019 - 21:12 WIB
Elshinta.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu RI) mencatat sebanyak 1.534 TPS di seluruh w...
Sabtu, 20 April 2019 - 20:47 WIB
Elshinta.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Utara tengah mendalami dugaan pelanggar...
Sabtu, 20 April 2019 - 18:52 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo meyakinkan para pelaku usaha dan investor bahwa Indone...
Sabtu, 20 April 2019 - 18:24 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) berencana mengevaluasi si...
Sabtu, 20 April 2019 - 18:19 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur menegaskan bahwa informasi hasil ...
Sabtu, 20 April 2019 - 17:36 WIB
Elshinta.com - Polres Langkat, Kodim 0203/Langkat serta sejumlah tokoh lintas agama di Kab...
Sabtu, 20 April 2019 - 16:51 WIB
Elshinta.com - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) segera menyidangkan kasus pela...
Sabtu, 20 April 2019 - 16:35 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Barat menyatakan telah menetapkan me...
Sabtu, 20 April 2019 - 16:24 WIB
Elshinta.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau meminta pemungutan suara ulan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)