Koran di AS kena retas
Senin, 31 Desember 2018 - 12:46 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: http://bit.ly/2jHIqVd

Elshinta.com - Serangan siber baru-baru ini menyerang penerbit besar di Amerika Serikat sehingga mengganggu pencetakan dan pengiriman sejumlah koran ternama di sana.

Laman Reuters melaporkan serangan siber tersebut terjadi pada Jumat (28/12) dan diduga berasal dari luar Amerika Serikat. Koran The Los Angeles Times serta terbitan dari Tribune Publishing Co terganggu karena malware ini.

Serangan ini membuat pengiriman koran edisi Sabtu (29/12) The Times, Tribune, Sun dan beberapa surat kabar lainnya yang dicetak di Los Angeles terlambat, menurut laporan The Los Angeles Times.

Tribune Publishing, yang terbitannya terganggu antara lain New York Daily News dan Orlando Sentinel, mengatakan mereka mendeteksi malware ini pada Jumat lalu.

Juru bicara Tribune Publishing, Marisa Kollias, menyatakan virus menyerang sistem di belakang yang berguna untuk membuat dan menerbitkan "koran-koran di semua properti kami".

"Tidak ada informasi kartu kredit pelanggan atau informasi personal lainnya yang diretas," kata Kollias.

New York Times dan edisi The West Coast dari Wall Street Journal juga mencetak di tempat tersebut. Tapi, perwakilan koran tersebut tidak memberikan keterangan mengenai peretasan ini.

Kebanyakan pelanggan San Diego Union-Tribune pada Sabtu lalu tidak mendapatkan koran pada hari Sabtu karena virus menginfeksi sistem bisnis perusahaan dan mengganggu penerbitan koran, kata editor koran tersebut, Jeff Light. 

Departemen Keamanan Dalam Negeri AS menyatakan sedang mempelajari kasus tersebut. "Kami mendapat laporan insiden keamanan yang menyerang beberapa kantor pemberitaan. Kami bekerja sama dengan pemerintah dan mitra industri untuk memahami lebih lanjut situasi ini," kata juru bicara Departemen Keamanan Dalam Negeri, Katie Waldman, dalam keterangan resmi.

Sementara itu, perwakilan Federal Bureau of Investigation belum mengeluarkan pernyataan atas kasus ini, demikian dikutip dari Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jumat, 18 Januari 2019 - 13:05 WIB
Elshinta.com - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah berhasil memperjuangkan ...
Kamis, 17 Januari 2019 - 10:52 WIB
Elshinta.com -Bagi sektor industri nasional, Revolusi Industri 4.0 memberi peluang percepatan p...
Kamis, 17 Januari 2019 - 09:37 WIB
Elshinta.com -Harga minyak dunia sedikit lebih tinggi pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi W...
Kamis, 17 Januari 2019 - 08:19 WIB
Elshinta.com - Kurs dolar AS sedikit menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya,...
Rabu, 16 Januari 2019 - 14:36 WIB
Elshinta.com - Presiden Palestina Mahmoud Abbas berikrar bahwa setelah memangku jabatan Ke...
Senin, 14 Januari 2019 - 19:45 WIB
Elshinta.com - Media dan organisasi-organisasi wartawan Prancis pada Ahad (13/1) mengecam ...
Minggu, 13 Januari 2019 - 15:56 WIB
Elshinta.com - Menteri luar negeri Turki dan timpalannya dari AS berbicara melalui telepon...
Minggu, 13 Januari 2019 - 11:14 WIB
Elshinta.com - Amal Mustafa Taramsi (43), yang ditembak hingga meninggal oleh tentara Isra...
Sabtu, 12 Januari 2019 - 09:52 WIB
Elshinta.com - Seorang perempuan Palestina tewas dan sedikitnya 25 orang lagi cedera, term...
Sabtu, 12 Januari 2019 - 07:26 WIB
Elshinta.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik tipis pada...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)