Rusia tahan warga Amerika Serikat atas dugaan spionase
Elshinta
Selasa, 01 Januari 2019 - 10:10 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
Rusia tahan warga Amerika Serikat atas dugaan spionase
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2F16Thk

Elshinta.com - Dinas keamanan negara Rusia (FSB) mengatakan, telah menahan seorang warga negara Amerika Serikat atas dugaan aksi spionase di Moskow, Senin (31/12).

FSB mengatakan warga Amerika tersebut ditahan pada 28 Desember 2018 tapi tidak merinci soal dugaan spionase yang dikenakan terhadapnya. Di mana, layanan berbahasa Inggris Kantor berita Rusia TASS menyebutkan nama warga Amerika itu sebagai Paul Whelan meski belum dapat dipastikan kebenarannya. 

Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan kepada TASS bahwa tidak dapat memberikan keterangan rinci soal kasus tersebut. Kemlu hanya menyatakan Kedutaan Besar AS di Moskow sudah dikabari.

Berdasarkan hukum yang berlaku di Rusia, aksi spionase bisa diganjar dengan hukuman penjara 10 hingga 20 tahun.

Pada awal Desember di sebuah pengadilan AS, warga negara Rusia Maria Butina menyatakan bersalah atas dakwaan melakukan persekongkolan. Maria mengaku bahwa ia bersekongkol dengan seorang pejabat tinggi Rusia untuk menyusup ke kelompok-kelompok pegiat konservatif Amerika sebagai agen untuk Moskow.

Pada Juli, jaksa khusus AS Robert Mueller mendakwa 12 petugas intelijen Rusia terkait peretasan terhadap jaringan komputer Partai Demokrat pada 2016.

Mueller pada Februari mengeluarkan dakwaan terhadap 13 warga Rusia dan tiga perusahaan Rusia sebagai bagian dari persekongkolan kejahatan dan spionase dengan target mengganggu pemilihan untuk mendukung Trump dan merugikan lawan Trump, Hillary Clinton.

Rusia telah membantah mencampuri pemilihan tersebut sementara Trump membantah bersekongkol dengan Moskow, demikian Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Belgia tahan tersangka perencana serangan teroris di Kedutaan AS
Selasa, 25 Juni 2019 - 09:17 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Belgia menahan dan menghukum seorang tersangka yang merencanakan...
Wonderful Indonesia hiasi dua kota besar Rusia
Kamis, 20 Juni 2019 - 10:44 WIB
Elshinta.com - Brand pariwisata "Wonderful Indonesia" dipromosikan di dua kota b...
Macron: Saya dukung Merkel dalam pencalonan pemimpin Uni Eropa
Rabu, 12 Juni 2019 - 12:52 WIB
Elshinta.com - Presiden Perancis Emmanuel Macron pada Selasa (11/6) waktu setempat mengata...
Ketua partai berkuasa Rumania dipenjara karena korupsi
Selasa, 28 Mei 2019 - 06:27 WIB
Elshinta.com - Liviu Dragnea, ketua partai berkuasa Rumania PSD, pada Senin mulai menjalan...
Polisi Perancis buru orang yang tinggalkan bom di Lyon
Minggu, 26 Mei 2019 - 06:51 WIB
Elshinta.com - Pihak Kepolisian Perancis memburu seorang lelaki yang meninggalkan bom di s...
Eurostat: Ekspor Uni Eropa ke dunia naik 3,1 persen
Minggu, 19 Mei 2019 - 09:38 WIB
Elshinta.com - Kantor statistik Uni Eropa, Eurostat menyatakan ekspor barang-barang dari kawasa...
Rusia tak akan kandangkan Sukhoi pascainsiden pendaratan darurat tewaskan 41 orang
Selasa, 07 Mei 2019 - 11:13 WIB
Elshinta.com - Menteri Transportasi Rusia Yevgeny Ditrikh pada Senin (6/5) waktu setempat ...
Korban kecelakaan pesawat di bandara Rusia bertambah jadi 41 jiwa
Senin, 06 Mei 2019 - 11:28 WIB
Elshinta.com - Pihak berwenang Rusia mengatakan pada Minggu (5/5) sore bahwa 41 orang tewas dal...
Kanselir Jerman janjikan bantuan puluhan juta euro negara Afrika Barat
Kamis, 02 Mei 2019 - 13:06 WIB
Elshinta.com - Kanselir Jerman Angela Merkel menjanjikan bantuan senilai jutaan euro kepad...
Polisi Perancis tembakkan gas air mata saat aksi Hari Buruh Sedunia
Kamis, 02 Mei 2019 - 07:22 WIB
Elshinta.com - Polisi Perancis menembakkan gas air mata untuk memukul mundur demonstran be...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 187
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once