Kelompok bersenjata bunuh 37 warga sipil Fulani
Rabu, 02 Januari 2019 - 12:44 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2BWK8Yb

Elshinta.com - Sekelompok pria bersenjata membunuh 37 warga sipil Fulani pada Selasa (1/1) waktu setempat di Mali tengah, tempat kekerasan antarsuku menewaskan ratusan orang tahun lalu.

Kekerasan antara Suku Fulani dan kelompok-kelompok saingannya telah memperburuk situasi keamanan di kawasan gurun di Mali tersebut. Daerah yang seperti itu digunakan sebagai pangkalan kelompok garis keras yang memiliki kaitan dengan Al Qaeda dan ISIS.

Dihimpun Antara, pemerintah mengatakan dalam pernyataan bahwa para penyerang pada Selasa (1/1), berpakaian pemburu tradisional Donzo, menyerang Desa Koulogon di Kabupaten Mopti di Mali tengah. Nahasnya, anak-anak juga turut menjadi korban serangan tersebut.

Moulage Guindo, Wali Kota Bankass yang merupakan tempat terdekat dari lokasi, mengatakan serangan muncul pada saat panggilan pertama untuk berdoa dalam rangka tahun baru bergema. Serangan itu berlangsung di Koulogon bagian Fulani.

Mali telah mengalami kekacauan sejak para pemberontak Tuareg dan kelompok-kelompok garis keras menguasai wilayah utara pada 2012. Sejak Perancis meninggalkan wilayah itu, beberapa kelompok garis keras merebut kembali kendali di wilayah utara dan pusat dan memanfaatkan persaingan antarsuku untuk merekrut anggota-anggota baru.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rabu, 02 Januari 2019 - 12:44 WIB
Elshinta.com - Sekelompok pria bersenjata membunuh 37 warga sipil Fulani pada Selasa (1/1)...
Rabu, 26 Desember 2018 - 10:17 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 19 orang telah ditangkap terkait pembunuhan dua wanita Skandinavia...
Minggu, 16 Desember 2018 - 21:39 WIB
Elshinta.com - Duta Besar RI untuk Mesir Helmy Fauzi menyampaikan bahwa nilai potensi pasa...
Senin, 10 Desember 2018 - 11:17 WIB
Elshinta.com - Libya menghentikan produksi di ladang terbesar minyaknya sesudah sejumlah w...
Sabtu, 10 November 2018 - 12:17 WIB
Elshinta.com - Sedikitnya 23 orang tewas dan beberapa orang cedera pada Jumat (9/11), dala...
Minggu, 16 September 2018 - 07:37 WIB
Elshinta.com - Indonesia siap ambil bagian dalam upaya industrialisasi Tanzania untuk menj...
Selasa, 11 September 2018 - 21:27 WIB
Elshinta.com - Ketua Parlemen Nasional Tanzania Job Ndugai pada Senin (10/9) melarang pere...
Sabtu, 25 Agustus 2018 - 11:38 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Libya, yang didukung PBB, pada Kamis (23/8) mengumumkan kondisi ...
Sabtu, 11 Agustus 2018 - 10:25 WIB
Elshinta.com - Misi Pendukung PBB di Libya pada Jumat (10/8) mengutuk pengusiran warga Taw...
Minggu, 15 Juli 2018 - 08:53 WIB
Elshinta.com - Pengadilan Mesir pada Sabtu (14/7) menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/usr/lib/php/20151012/apc.so' - /usr/lib/php/20151012/apc.so: cannot open shared object file: No such file or directory

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: