Polisi tembak dua penganiaya pendeta di Wamena
Elshinta
Rabu, 02 Januari 2019 - 21:54 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Dewi Rusiana
Polisi tembak dua penganiaya pendeta di Wamena
Sumber Foto: https://bit.ly/2LNssCL

Elshinta.com - Kepolisian Resor Jayawijaya, Selasa (01/01) dini hari menembak dua pelaku penyambretan dan penganiayaan terhadap Pdt. Ny Claarce Rinssampesy hingga tewas. Dua pelaku ditangkap di dua lokasi berbeda di Kabupaten Jayawijaya.

Memang benar kedua tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan ditembak bagian kakinya karena melawan saat hendak ditangkap, kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal di Jayapura, Rabu (02/01), seperti dikutip dari Antara.

Dia mengatakan, penangkapan terhadap kedua pelaku berawal dari penangkapan terhadap MS, Minggu (30/12) saat hendak menuju Ibele. Dari keterangan sementara itulah kemudian dikembangkan dan ditangkap kedua pelaku di dua lokasi berbeda.

Penangkapan dipimpin Kabag Operasi Polres Jayawijaya AKP Riklof Tahapary didampingi Kasat Serse Iptu Jerry Koagouw berlangsung sekitar pukul 05.30 Wit. Operasi itu menangkap SK (19 th) di rumahnya di Distrik Ibele. Sedangkan AW ditangkap di Jalan Ahmad Yani, Wamena sekitar pukul 07.00 Wit, kata Kamal.

Dia mengatakan, hingga saat ini penyidik belum bisa memeriksa para tersangka karena masih dirawat di RSUD Wamena sehingga belum diketahui dengan pasti peran para pelaku. Insiden pencurian dengan kekerasan berawal saat korban Pdt. Claarce Rinssampesy (66 th), Jumat (28/12) sekitar pukul 19.25 Wit dibonceng EIT sepulang ibadah.

Namun saat berada di depan Gereja Efata, dua orang yang mengendarai sepeda motor menghampiri korban dan mencoba merampas tas yang dibawanya. Korban dan saksi mencoba melawan, namun tiba-tiba salah satu pelaku mengeluarkan parang dan membacok korban hingga menyebabkan korban meninggal.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Satreskoba Polres Malang Kota amankan empat pengedar dan pengguna ganja
Kamis, 20 Juni 2019 - 21:50 WIB
Elshinta.com - Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Malang Kota, Jawa Timur ber...
 Polres Kudus amankan 15 tersangka pengedar narkoba
Kamis, 20 Juni 2019 - 21:45 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 13 kasus narkoba dan pelanggaran Undang-undang Kesehatan berhasil diung...
Dua bajing loncat pencuri beras  program BPNT diringkus
Rabu, 19 Juni 2019 - 20:54 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Sektor Hinai, Polres Langkat, Sumatera Utara mengamankan pelaku kejah...
Buron lima tahun, Polres Sukoharjo tangkap mantan guru tilep dana BOS
Rabu, 19 Juni 2019 - 19:41 WIB
Elshinta.com - Polres Sukoharjo, Jawa Tengah menangkap Darsana, tersangka kasus dugaan kor...
Lagi, KKP tangkap kapal ilegal asal Malaysia
Rabu, 19 Juni 2019 - 09:16 WIB
Elshinta.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menangkap satu kapal perik...
Tolak hubungan badan sesama jenis, Ucok bunuh rekannya
Selasa, 18 Juni 2019 - 17:39 WIB
Elshinta.com - Satreskrim Polres Klaten, Jawa Tengah menangkap seorang pria berinisial, JK alia...
Satresnarkoba Polres Kudus tangkap pengedar sabu
Selasa, 18 Juni 2019 - 14:14 WIB
Elshinta.com - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kudus, Jawa Tengah, berhasil mengu...
Pengemudi ojol penjambret ponsel bocah berhasil ditangkap
Senin, 17 Juni 2019 - 21:39 WIB
Elshinta.com - Seorang penhemudi ojek online yang menjambret ponsel bocah di Cengkareng, J...
Polda Jambi tangkap pelaku pembunuhan ibu rumah tangga
Senin, 17 Juni 2019 - 10:48 WIB
Elshinta.com - Anggota Ditreskrimum Polda Jambi berhasil menangkap pelaku pembunuhan sadis terh...
KKP tangkap kapal ikan ilegal berbendera Malaysia
Minggu, 16 Juni 2019 - 06:32 WIB
Elshinta.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil menangkap 1 (satu) Kapal Perik...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
TwokWono