Korban tsunami yang ingin bertahan tetap dibantu
Elshinta
Sabtu, 05 Januari 2019 - 09:53 WIB |
Korban tsunami yang ingin bertahan tetap dibantu
Para korban tsunami Selat Sunda yang mengungsi. Sumber foto: https://bit.ly/2s9d62B

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) menegaskan tetap akan membantu warga korban tsunami Selat Sunda walaupun memilih tetap bertahan di lokasi desa semula.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Nanang Ermanto didampingi Sekretaris Daerah Fredy SM, saat mengunjungi warga Desa Way Muli Timur, Kecamatan Rajabasa yang berada di posko pengungsian, Jumat (04/01), sempat berdiskusi dan menampung keluhan dan harapan warganya. Salah satunya terkait usulan dari pemerintah untuk merelokasi para korban tsunami yang tak memiliki rumah lagi.

Muksin, salah seorang pengungsi mengungkapkan, banyak hal yang harus dipertaruhkan jika dirinya harus pindah dari Desa Way Muli, mengingat banyak penduduk desa itu yang mencari nafkah sebagai nelayan.

"Intinya, kami ingin tetap bertahan di sini. Mohon diberikan tempat dimana di desa ini, yang penting kami aman dari tsunami," ujar Muksin di hadapan Plt. Bupati Lamsel itu pula Menanggapi hal itu, bupati merespon dengan baik keinginan warganya.

Nanang mengatakan, pemerintah siap memfasilitasi dan membantu warga Desa Way Muli yang ingin tetap bertahan di desanya.

Sebelumnya, pemerintah menyatakan sudah menyiapkan tanah seluas 6 hektare di Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda, kemudian akan membelikan tanah di Desa Way Muli, namun dengan standar keamanan yang telah ditentukan.

"Nanti kita carikan dulu lahan yang cocok dan tidak rawan longsor. Saat ini kami bangun dulu hunian sementara, setelah itu baru hunian tetap. Tetapi hunian berdasarkan Perda Nomor 15 Tahun 2015 bahwa daerah kita ini rawan longsor dan tsunami, jadi kita tidak gegabah," ujar Nanang, dikutip Antara.

Nanang mengungkapkan, niat pemerintah untuk merelokasi para korban tsunami bukan tanpa alasan. Selain Kecamatan Rajabasa masuk ke dalam kawasan rawan longsor, juga untuk meminimalkan korban jiwa apabila terjadi bencana.

"Kita berbicara membangun hari ini untuk 5 atau 10 tahun ke depan, kalau terjadi lagi longsor atau bencana, sama saja kita melakukan kesalahan kedua kalinya. Jika warga ingin tetap di sini kita bantu, tapi kalau memang mau ke Kalianda pemerintah siap memfasilitasi," kata Nanang.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Akademisi sebut pelibatan TNI tangani terorisme perlu didukung
Senin, 10 Agustus 2020 - 09:45 WIB
Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK) Dr Ahmad Atang MSi mengatakan, pelibatan Tentar...
Bamsoet dorong semua komunitas pemukiman patuhi protokol kesehatan  
Senin, 10 Agustus 2020 - 08:59 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengajak semua komunitas pemukiman bersinergi dengan aparatur negara u...
Fenomena embun beku muncul lagi di Dieng
Senin, 10 Agustus 2020 - 07:27 WIB
Fenomena embun upas atau embun beku kembali muncul di Kawasan Wisata Dataran Tinggi (KWDT) Dieng, pa...
Wali Kota Banjarbaru Kalsel meninggal dunia karena COVID-19
Senin, 10 Agustus 2020 - 06:42 WIB
Kabar duka menyelimuti Kota Banjarbaru, setelah Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Nadjmi Adh...
Minggu, tingkat kesembuhan pasien COVID-19 tembus 80.952 kasus
Senin, 10 Agustus 2020 - 06:29 WIB
Kementerian Kesehatan mencatat kesembuhan harian pasien COVID-19 bertambah  1.646 kasus, Minggu (9/...
KKP siap kolaborasi dengan pemda hingga ormas asing
Minggu, 09 Agustus 2020 - 17:12 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan siap membuka peluang kolaborasi seluas-luasnya dengan berbagai ke...
Alasan Sarbumusi Jember tolak RUU omnibus law
Minggu, 09 Agustus 2020 - 16:29 WIB
Ketua DPC Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Kabupaten Jember, Jawa Timur, Umar Faruq meny...
Kesepakatan Airlangga Hartarto dan AGI tidak jalan, petani tebu ancam gelar aksi
Minggu, 09 Agustus 2020 - 16:16 WIB
Sesuai arahan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto bahwa Asosiasi Gula I...
Pertamina minta pelaku usaha beralih ke elpiji non subsidi
Minggu, 09 Agustus 2020 - 15:41 WIB
PT Pertamina (Persero) Kalimantan Barat meminta pelaku usaha beralih menggunakan elpiji non subsidi ...
Wakil Ketua MPR ajak masyarakat taat protokol kesehatan
Minggu, 09 Agustus 2020 - 15:14 WIB
Wakil Ketua MPR RI Sjarifuddin Hasan mengajak masyarakat Indonesia untuk terus taat mengikuti protok...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV