Trump mungkin gunakan kekuasaan darurat terkait tembok perbatasan
Elshinta
Sabtu, 05 Januari 2019 - 14:28 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Trump mungkin gunakan kekuasaan darurat terkait tembok perbatasan
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Sumber foto: https://bit.ly/2QprQ7c

Elshinta.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada Jumat (4/1) bahwa ia bisa saja menggunakan kekuasaan darurat untuk membangun tembok di perbatasan AS-Meksiko tanpa izin Kongres.

Dengan demikian, ia mengancam akan memotong jalur para anggota parlemen Demokrat, yang semakin berani setelah baru-baru ini mengambil alih kendali Dewan Perwakilan Rakyat. Perseteruan Trump dengan kalangan Demokrat di Kongres menyangkut pendanaan proyeknya untuk tembok perbatasan telah selama dua minggu menyebabkan pemerintahan AS ditutup.

Trump menegaskan bahwa ia tidak akan mendukung rancangan undang-undang untuk mendanai kegiatan pemerintah secara penuh sampai ia mendapatkan dana bagi pembangunan tembok perbatasan itu. Ketika ditanya apakah ia telah mempertimbangkan untuk menyatakan status darurat nasional untuk membangun tembok tersebut, Trump mengatakan, "Ya, saya sudah (mempertimbangkannya). ... Kita bisa. Saya belum pernah melakukannya. Saya mungkin akan mengambil langkah itu ... Tapi kita bisa menyatakan darurat nasional dan membangun (tembok perbatasan) itu cepat-cepat."

Pernyataan Trump tersbut muncul hanya satu hari setelah kubu Demokrat, yang dipimpin Nancy Pelosi, mengendalikan DPR hingga menjadikan pemerintah terpecah dalam dua tahun kepemimpinan Trump. Dalam pembicaraan pada Jumat, yang kadang-kadang diwarnai suasana panas, Pelosi dan Pemimpin Demokrat Senat Chuck Schumer gagal mewujudkan kesepakatan untuk mengakhiri penutupan sebagian pemerintahan AS. Mereka tidak menyepakati permintaan Trump agar anggaran senilai 5 miliar dolar (lebih dari Rp71,4 triliun), untuk mendanai pembangunan tembok perbatasan, dikeluarkan.

Undang-undang Dasar AS mengamanatkan kekuasaan pada Kongres menyangkut pendanaan pemerintahan pusat. Jadi, Trump kemungkinan akan menghadapi tantangan hukum jika ia mencoba-coba memotong jalur Kongres untuk mendanai pembangunan tembok perbatasan. "Kita bisa menyatakan darurat nasional dengan dasar keamanan negara kita, tentunya," kata Trump, dikutip Antara.

Ketika ditanya apakah menyatakan status darurat nasional merupakan ancaman yang akan dihadapkan pada kubu Demokrat, Trump mengatakan, "Saya tidak akan pernah mengancam siapa pun, tapi soal saya boleh melakukannya, ya."

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Alex nekat potong kemaluan pria yang tiduri istrinya
Kamis, 18 Juli 2019 - 00:12 WIB
Elshinta.com - Seorang pria Florida diduga menggunakan gunting untuk memotong penis seorang pri...
AS rencana alihkan Rp558 miliar untuk bantu oposisi Venezuela
Rabu, 17 Juli 2019 - 17:02 WIB
Elshinta.com - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump berencana mengalihkan ba...
Defisit anggaran AS melebar jadi 747 miliar dolar
Jumat, 12 Juli 2019 - 09:44 WIB
Elshinta.com - Departemen Keuangan Amerika Serikat pada Kamis (11/7) waktu setempat mengun...
Menteri Keuangan Meksiko mundur karena `ekstremisme` ekonomi
Rabu, 10 Juli 2019 - 14:56 WIB
Elshinta.com - Menteri Keuangan Meksiko Carlos Urzua pada Selasa (9/7) mengundurkan diri, ...
Trump kembali desak The Fed turunkan suku bunga
Sabtu, 06 Juli 2019 - 11:26 WIB
Elshinta.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Jumat (5/7) waktu setempat, meng...
The Fed: Ketidakpastian ekonomi tegaskan kembali kebijakan proekspansi
Sabtu, 06 Juli 2019 - 10:15 WIB
Elshinta.com - Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed) mengatakan pada Jum...
Gempa magnitudo 8 guncang Peru
Senin, 27 Mei 2019 - 09:44 WIB
Elshinta.com - Gempa bumi bermagnitudo 8 mengguncang Peru pada Minggu (26/5/2019) pukul 02...
Ditujukan ke Iran, Trump: Jangan pernah ancam AS lagi
Senin, 20 Mei 2019 - 13:53 WIB
Elshinta.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam Iran sehingga meningkatkan ...
Warga negara AS ditembak hingga mati di penjara Nikaragua
Sabtu, 18 Mei 2019 - 17:39 WIB
Elshinta.com - Eddy Montes, seorang pengunjuk rasa yang ditembak hingga mati di penjara Ni...
Tiga tewas dalam tabrakan pesawat di udara Alaska
Selasa, 14 Mei 2019 - 14:46 WIB
Elshinta.com - Penjaga Pantai Amerika Serikat dan petugas dari Federasi Penerbangan (FAA) ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 193
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once