Turki bantah pernyataan Menlu AS soal Suriah
Sabtu, 05 Januari 2019 - 14:49 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo. Sumber foto: https://bit.ly/2C0g3XI

Elshinta.com - Turki pada Jumat (4/1) membantah pernyataan yang baru-baru ini dikeluarkan oleh Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengenai peran Turki dalam menjamin keutuhan wilayah dan keamanan Suriah.

"Kami menolak gaya dan isi pernyataan Menteri Luar Negeri AS (Mike) Pompeo yang ia keluarkan kemarin dalam satu wawancara dengan suatu jejaring mengenai negara kami berkaitan dengan Suriah," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Turki Hami Aksoy di dalam satu pernyataan.

Pernyataan Aksoy dikeluarkan sehari setelah Pompeo, di dalam satu wawancara dengan media sayap-kanan Newsmax, membicarakan penarikan tentara AS dari Suriah. Ia menyebut-nyebut apa yang ia katakan sebagai "kepentingan menjamin bahwa Turki tidak membantai orang Kurdi, perlindungan kelompok agama minoritas di sana di Suriah. Semua itu masih menjadi bagian dari rangkaian misi Amerika".

Pompeo membuat bingung kelompok gerilyawan PYD/YPG sasaran dari operasi kontra-teror yang direncanakan oleh Turki di Suriah dan "Suku Kurdi memperlihatkan kurangnya keterangan, yang mengganggu pikiran", kata Aksoy.

Aksou juga dengan keras mengutuk pandangan AS mengenai kelompok gerilyawan YPG/PKK sebagai mitra dalam perangnya melawan Da`esh, menurut laporan Kantor Berita Anadolu yang dikutip Antara di Jakarta, Sabtu. "Turki dengan tegas akan terus memerangi organisasi teror PKK/PYD/YPG dan Da`esh, yang mengancam keutuhan wilayah dan persatuan politik Suriah dan menimbulkan ancaman nyata terhadap keamanan nasionalnya," kata Aksoy.

Ankara juga akan terus melindungi hak Suku Kurdi Suriah sehubungan dengan perang melawan terorisme, ia menambahkan. Turki telah lama keberatan dengan cara AS memandang PKK/PYD/YPG sebagai sekutu dalam perang melawan Da`esh, dan mengatakan menggunakan satu kelompok teror untuk memerangi yang lain tak masuk akal.

Turki juga telah menekankan bagaimana PKK/PYD/YPG meneror warga Arab lokal, Turkmen dan Kurdi di berbagai daerah Suriah di dekat Turki. Dalam aksi terornya selama 30 tahun terhadap Turki, PKK telah menewaskan tak kurang dari 40.000 orang. PYD/YPG adalah cabang PKK di Suriah.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 22 April 2019 - 20:26 WIB
Elshinta.com - Pihak berwenang mencabut jam malam di Sri Lanka pada Senin (22/4), sehari s...
Senin, 22 April 2019 - 12:28 WIB
Elshinta.com - Jumlah korban tewas dalam serangkaian serangan di sejumlah gereja dan hotel...
Senin, 22 April 2019 - 09:48 WIB
Elshinta.com - Beberapa ledakan bom yang ditujukan ke gereja dan hotel di Sri Lanka saat P...
Minggu, 21 April 2019 - 18:27 WIB
Elshinta.com - Kementerian Luar Negeri RI memastikan hingga saat ini tidak ada warga negar...
Minggu, 21 April 2019 - 16:39 WIB
Elshinta.com - Ledakan-ledakan bom pada Hari Paskah di tiga gereja dan tiga hotel mewah Sr...
Minggu, 21 April 2019 - 15:42 WIB
Elshinta.com - Ledakan-ledakan bom pada Hari Paskah di tiga gereja dan tiga hotel Sri Lank...
Kamis, 18 April 2019 - 17:07 WIB
Elshinta.com - Orang-orang bersenjata membunuh 14 penumpang setelah membajak bus penumpang...
Kamis, 18 April 2019 - 11:17 WIB
Elshinta.com - Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif pada Rabu (16/4) mengecam veto Preside...
Kamis, 18 April 2019 - 08:48 WIB
Elshinta.com - Arab Saudi mengumumkan akan menjadi tuan rumah KTT G20 pada November tahun ...
Kamis, 18 April 2019 - 08:40 WIB
Elshinta.com - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengawal uji coba senjata taktis jenis baru pad...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)