BMKG: Gempa di Kepulauan Yapen tidak berpotensi tsunami
Minggu, 06 Januari 2019 - 11:32 WIB | Penulis : Rizky Sandra | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2GvyghE

Elshinta.com - Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura, Provinsi Papua menyatakan gempabumi yang mengguncang Kabupaten Kepulauan Yapen pada Minggu, pukul 10.29 WIT tidak berpotensi tsunami.

Demikian disampaikan Kepala BBMKG Wilayah V Jayapura Petrus Demonsili di Jayapura, Minggu (06/01).

Ia mengatakan masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya karena gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami.

"Pada Minggu, 6 Januari 2019 pukul 10.29 WIT, wilayah Kepulauan Yapen diguncang gempabumi tektonik," ujarnya, dikutip Antara.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki kekuatan Magnitudo 4.5 Skala Richter.

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1.66 Lintang Selatan dan 135.64 Bujur Timur atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 71 kilometer arah Barat Laut Kepulauan Yapen, Provinsi Papua pada kedalaman 10 kilometer.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter serta mekanisme bola fokal yang dianalisa, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Yapen dengan arah pergerakan strike-slip mengiri (mendatar mengiri).

Bedasarkan hasil laporan masyarakat, kata dia, dampak gempabumi dirasakan di Serui dengan intensitas II-III MMI.

"Hingga saat laporan ini disusun pada pukul 11.20 WIT, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut," ujarnya.

Ia menambahkan, hingga pukul 11.20 WIT hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 22 April 2019 - 10:33 WIB
Elshinta.com - Petugas gabungan mampu memadamkan kobaran api yang melalap salah satu gudan...
Senin, 22 April 2019 - 09:28 WIB
Elshinta.com - Kebakaran melanda Blok C Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (22/4) pag...
Senin, 22 April 2019 - 07:57 WIB
Elshinta.com - Kepala Kantor Basarnas Ambon Muslimin mengakui untuk sementara waktu belum ...
Minggu, 21 April 2019 - 14:43 WIB
Elshinta.com - Sejumlah warga Jalan Semeru digegerkan dengan orang gantung diri di atas su...
Sabtu, 20 April 2019 - 11:43 WIB
Elshinta.com - Tim Laboratorium Forensik Mabes Polri Cabang Surabaya menemukan satu titik ...
Sabtu, 20 April 2019 - 06:29 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 19 penerbangan rute domestik sempat terdampak peristiwa kebakaran ...
Jumat, 19 April 2019 - 19:50 WIB
Elshinta.com - Pihak Bandara Ngurah Rai Bali menyatakan kebakaran di kawasan Terminal Keberangk...
Jumat, 19 April 2019 - 19:20 WIB
Elshinta.com - Peristiwa kebakaran terjadi di kawasan Terminal Keberangkatan Domestik, Ban...
Jumat, 19 April 2019 - 17:54 WIB
Elshinta.com - Polisi menggelar penyelidikan terkait terbakarnya mesin pengisi bahan bakar...
Jumat, 19 April 2019 - 16:15 WIB
Elshinta.com - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Cibadak Sukabumi terbakar, tig...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)