Perang antargerilyawan berkecamuk di Suriah
Elshinta
Minggu, 06 Januari 2019 - 15:38 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Perang antargerilyawan berkecamuk di Suriah
Seorang wanita membawa walkie-talkie menuju lokasi kerusakan setelah terjadi serangan udara di kawasan dikendalikan pemberontak, kota Maaret al-Numan, provinsi Idlib, Suriah, Selasa (31/5). Sumber foto: https://bit.ly/2CS1bwg

Elshinta.com - Pertempuran memasuki hari keempat antarkelompok gerilyawan yang didukung oleh Pemerintah Turki di pinggir barat Provinsi Aleppo dan di pinggir selatan Provinsi Idlib, menyebabkan ratusan gerilyawan tewas.

Beberapa laporan media mengutip sumber lokal di pinggir Aleppo dan Idlib bahwa setelah pertempuran sengit melawan anggota "Gerakan Noureddin Az-Zenki", petempur Jabhat An-Nusra merebut kekuasaan atas banyak wilayah di pinggir barat Aleppo. Petempur Jabhat An-Nusra menyita banyak senjata dan kendaraan, dan menewaskan sejumlah gerilyawan dari Gerakan Noureddin Az-Zenki, selain menangkap sebagian anggota gerakan itu, menurut laporan Kantor Berita Resmi Suriah, Sana yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad siang.

Sumber lokal tersebut mengatakan sebagian besar gerilyawan Gerakan Noureddin Az-Zenki telah mundur dari Kota Kecil Efrin di pinggir barat-laut Aleppo, kota kecil yang dikuasai oleh anggota milisi yang didukung oleh Turki, saat mereka membuka koridor untuk memungkinkan gerilyawan itu mundur dan bergabung dengan Gerakan tersebut.

Di pinggir selatan Idlib, gerilyawan dari "Front Nasional bagi Pembebasan" bergerak maju ke arah beberapa desa yang dikuasai Jabhat An-Nusra di sebelah selatan Idlib. Gerilyawan Front Nasional menguasai Desa Talmans setelah pertempuran sengit melawan petempur Jabhat An-Nusra. Setelah itu, mereka menangkap sejumlah anggota Front Nasional serta menyita sejumlah senjata.

Jejaring sosial yang berafiliasi kepada gerilyawan mengatakan pertempuran sengit antara organisasi gerilyawan selama beberapa hari belakangan terjadi di dekat tempat pengawasan Turki dan di bawah pengawasan patroli Turki di daerah tersebut. Keadaan itu menunjukan bahwa pertempuran tersebut adalah "upaya Turki untuk menata kembali daerah yang berada di bawah pengaruh organisasi teror untuk memanfaatkan mereka bagi agenda pribadi Turki.

Sumber tersebut juga mengatakan milisi gerilyawan yang berafiliasi kepada Pemerintah Turki dan beroperasi di bawah naungan "Perisai Eufrat" menerima instruksi langsung dari Turki agar tidak terlibat dalam pertempuran antara anggota Jabhat An-Nusra dan kelompok gerilyawan lain.

Pertempuran antara kelompok gerilyawan meletus pada Selasa fajar di pinggir barat Aleppo, ketika anggota Jabhat An-Nusra menguasai Kota Kecil Daret Ezza. Pertempuran merembes ke pinggir selatan dan timur Idlib serta pinggir utara Hama. Pertempuran yang berkecamuk menewaskan ratusan gerilyawan, selain merenggut jiwa warga sipil yang tinggal di daerah yang di bawah kendali organisasi tersebut, demikian Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Mendag bawa konsep dari Beijing bangun lima pasar induk di Indonesia
Sabtu, 20 Juli 2019 - 18:29 WIB
Elshinta.com - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita akan membawa konsep yang diterapkan...
Kain hitam penutup Kakbah diangkat dan diganti kain putih, ada apa? 
Sabtu, 20 Juli 2019 - 05:11 WIB
Elshinta.com - Bagian bawah kain penutup Kakbah (Kiswah) diangkat sepanjang tiga meter sebagai ...
Arab Saudi beri kebebasan jemaah umrah kunjungi tempat-tempat wisata dan ziarah
Kamis, 18 Juli 2019 - 05:11 WIB
Elshinta.com - Jemaah umrah diberikan kebebasan untuk berkunjung kemana saja selama berada di A...
30 tahun terpisah karena diculik, Shanshan akhirnya bertemu orang tua kandungnya
Kamis, 18 Juli 2019 - 04:10 WIB
Elshinta.com - Seorang wanita menangis haru saat ia bersatu kembali dengan orang tua kandungnya...
Pesawat tabrak rumah warga, dua wanita dan satu anak dilarikan ke rumah sakit
Kamis, 18 Juli 2019 - 03:13 WIB
Elshinta.com - Dua wanita dan seorang anak dilarikan ke rumah sakit setelah sebuah pesawat mena...
Kementerian Kesehatan Arab Saudi nyatakan tak ada kasus epidemi pada musim haji tahun ini
Rabu, 17 Juli 2019 - 05:14 WIB
Elshinta.com - Kementerian Kesehatan Arab Saudi menyatakan tidak ada kasus epidemi atau penyaki...
Otoritas pelabuhan Arab Saudi siap terima jemaah calhaj lewat laut
Rabu, 17 Juli 2019 - 03:15 WIB
Elshinta.com - Otoritas Pelabuhan Saudi Arabia telah menyiapkan rencana operasional yang kompre...
Pemerintah Ukraina segera legalkan Chernobyl jadi destinasi wisata
Rabu, 17 Juli 2019 - 02:13 WIB
Elshinta.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tidak lagi menginginkan Pembangkit Listrik T...
 Menuntun langkah jemaah calon haji pada lintasan sai
Selasa, 16 Juli 2019 - 23:25 WIB
Elshinta.com - Ratusan orang masih tampak memutari lintasan thawaf di Baitullah, ketika petugas...
Gedung empat lantai di Mumbai runtuh, 5 tewas dan belasan terjebak
Selasa, 16 Juli 2019 - 22:22 WIB
Elshinta.com - Lima orang tewas dan belasan lainnya terjebak dalam puing-puing setelah bangunan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 193
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once