Satu orang cedera dalam protes Rompi Kuning Prancis
Minggu, 06 Januari 2019 - 14:49 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Polisi antihuru-hara berlari di dekat kobaran api saat unjuk rasa oleh para peserta gerakan "rompi kuning" di Boulevard Saint Germain in Paris, Prancis, 5 Januari 2019. Sumber foto: https://bit.ly/2C2Fk3n

Elshinta.com - Para pengunjuk rasa Rompi Kuning turun ke jalan di Ibu Kota Prancis, Paris, dan kota-kota besar lain pada Sabtu (5/1), selama delapan pekan berturut-turut untuk memprotes biaya hidup yang tinggi serta menentang Presiden Emmanuel Macron.

Pawai jalanan tersebut yang dimulai secara damai di Paris-- berubah rusuh pada siang hari, saat pemrotes melemparkan batu ke arah polisi antihuru-hara yang menghadang jembatan di atas Sungai Seine. Polisi menggunakan gas air mata guna mencegah para demonstran yang berusaha mencapai gedung Majelis Nasional. Satu perahu sungai, serta beberapa kendaraan serta barikade di Boulevard Saint-Germain, terbakar.

Bentrokan juga terjadi antara polisi dan demonstran di Kota Nantes di bagian barat negeri tersebut, menurut laporan Kantor Berita Anadolu --yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad. Satu orang menderita luka serius selama protes itu, saat polisi menggunakan gas air mata. Menurut polisi, 25.000 orang ikut dalam demonstrasi di seluruh negeri tersebut, yang 3.500 orang di antaranya berunjuk-rasa di Paris. Sebanyak 18 orang juga ditangkap.

Protes Rompi Kuning, yang dimulai sebagai reaksi terhadap kenaikan pajak bahan bakar dan berkembang menjadi protes terhadap Presiden Prancis Emmanuel Macron, terus berlanjut kendati pemerintah menyeru mereka agar menghentikan protes. Sejak 17 November, ribuan pemrotes yang memakai rompi kuning yang dijuluki Rompi Kuning berkumpul di berbagai kota besar Prancis, termasuk di ibu kotanya, Paris, untuk memprotes kenaikan pajak bahan bakar Macron yang kontroversial serta situasi ekonomi yang memburuk.

Demonstran menggelar protes dengan menghalangi jalan dan lalu-lintas, dan juga menghalangi jalan masuk dan ke luar ke banyak stasiun pompa bensin serta pabrik di seluruh negeri tersebut. Pemrotes, yang pada umumnya tinggal di daerah pinggir kota akibat tingginya harga sewa apartemen atau rumah di kota besar, telah menyeru Macron untuk memangkas pajak bahan bakar dan meringankan kesulitan ekonomi mereka, dikutip Antara.

Macron, yang berada di bawah tekanan, mengumumkan kenaikan upah minimum dan juga membatalkan kenaikan pajak bahan bakar. Sepuluh orang telah tewas, lebih dari 4.000 orang ditahan, dan lebih dari 1.000 orang lagi cedera dalam protes itu.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 14 Januari 2019 - 09:12 WIB
Elshinta.com - Promosi pariwisata Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Oslo pada pamer...
Minggu, 06 Januari 2019 - 14:49 WIB
Elshinta.com - Para pengunjuk rasa Rompi Kuning turun ke jalan di Ibu Kota Prancis, Paris,...
Selasa, 01 Januari 2019 - 10:10 WIB
Elshinta.com - Dinas keamanan negara Rusia (FSB) mengatakan, telah menahan seorang warga n...
Sabtu, 22 Desember 2018 - 10:17 WIB
Elshinta.com - Polisi Inggris telah membuat daftar singkat kemungkinan pelaku dalam perist...
Minggu, 11 November 2018 - 19:26 WIB
Elshinta.com - Ratu Elizabeth dari Inggris dan para anggota senior keluarga kerajaan mengh...
Senin, 05 November 2018 - 07:34 WIB
Elshinta.com - Hujan lebat dan angin kencang merusak beberapa wilayah di Italia hingga men...
Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:31 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 70.000 orang masih tak memperoleh pasokan listrik di Portugal Teng...
Minggu, 16 September 2018 - 13:33 WIB
Elshinta.com - Paus Fransiskus mengusir seorang pendeta Chile, yang diselidiki dalam perka...
Minggu, 16 September 2018 - 12:50 WIB
Elshinta.com - Seorang anggota band punk Pussy Riot yang dirawat di rumah sakit dengan dug...
Minggu, 26 Agustus 2018 - 13:39 WIB
Elshinta.com - Sedikitnya 15 orang meninggal dan 27 orang lagi cedera dalam kecelakaan bus...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)