Apakah minuman bervitamin benar-benar bermanfaat?
Rabu, 09 Januari 2019 - 05:00 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi minuman bervitamin (Flickr/@bfishadow). Sumber foto: https://bit.ly/2VBEJ1H

Elshinta.com - Minuman bervitamin ternyata tidak benar-benar bermanfaat bagi tubuh. Hal itu disebutkan oleh direktur nutrisi di Center for Science in the Public Interest, Washington Bonnie Liebman di Medical Daily, Selasa (8/2).

Minuman bervitamin baisanya menyebutkan kata-kata seperti meningkatkan "fokus" dan "energi", namun nyatanya hal itu tidak didasarkan pada bukti ilmiah atau data kesehatan masyarakat.

"Iklan label menggunakan bahasa yang tidak jelas sehingga Anda merasa mendapat manfaat, bahasanya sangat tidak jelas sampai-sampai perusahaan tidak memerlukan bukti (untuk mendukung) bahasa itu," kata Liebman kepada TIME. 

Minuman bervitamin juga cenderung mengandung gula. Ecowatch (laman yang menyajikan berita lingkungan dan berbasis di Amerika Serikat) mencatat sebotol air vitamin 20 oz (sekitar setengah liter) mengandung sekitar 120 kalori dan 32 gram gula. 

Jenis gula yang digunakan bervariasi berdasarkan negara, untuk produk yang dijual di Amerika Serikat cenderung menggunakan fruktosa kristal, komponen yang lebih berbahaya.

"Konsumsi fruktosa yang berlebihan dapat meningkatkan kolesterol darah, trigliserida, tekanan darah, resistensi insulin, penumpukan lemak di sekitar organ Anda dan risiko penyakit lemak hati," menurut laman Healthline.

Penelitian mengungkapkan minuman berpemanis berhubungan dengan meningkatnya risiko obesitas, diabetes, kerusakan gigi, dan masalah kesehatan lainnya. 

Tetapi karena minuman itu biasanya juga diperkaya dengan zat gizi mikro, adakah manfaatnya? 

Asupan beberapa mikronutrien yang direkomendasikan sebenarnya bisa terpenuhi lewat menu makanan sehari-hari. Jadi, tambahan zat gizi mikro yang didapat melalui konsumsi minuman mungkin tidak benar-benar membuat perbedaan nyata bagi kesehatan. Selain itu bisa jadi berlebihan.

Nutrisi tertentu seperti vitamin A dan vitamin E sebenarnya bisa berbahaya jika dikonsumsi berlebihan. Peningkatan 25-50 persen dari asupan yang disarankan dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan.

Alasannya, kedua vitamin ini tidak dibuang lewat urin sehingga cenderung menumpuk di jaringan dan berpotensi menyebabkan komplikasi.

"Jika Anda mengkonsumsinya secara berlebihan, Anda secara bertahap akan mendapat masalah dengan fungsi hati," Ahli diet, Mara Z. Vitolins. Demikian dilansir Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Minggu, 20 Januari 2019 - 19:22 WIB
Elshinta.com -Masyarakat Desa Mendingin, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan di...
Minggu, 20 Januari 2019 - 12:12 WIB
Elshinta.com - Tertawalah, karena bukan hanya terasa melegakan, tapi juga bisa membuat kes...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 20:52 WIB
Elshinta.com - Selama ini diabetes dianggap sebagai salah satu penyakit paling mematikan d...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 19:25 WIB
Elshinta.com -Semua orang perlu mengontrol kadar gula darah di tubuh karena jika sudah terlanju...
Jumat, 18 Januari 2019 - 04:33 WIB
Elshinta.com - Talas memiliki banyak kandungan nutrisi yang bagus bagi kesehatan tubuh. Me...
Jumat, 18 Januari 2019 - 03:19 WIB
Elshinta.com - Para ilmuwan telah mengungkap pola diet ideal untuk kesehatan planet dan ma...
Senin, 14 Januari 2019 - 21:33 WIB
Elshinta.com - ISPA atau infeksi saluran pernafasan akut, asma, pneumonia hingga jantung k...
Senin, 14 Januari 2019 - 06:46 WIB
Elshinta.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau masyarakat mewaspadai penyakit d...
Minggu, 13 Januari 2019 - 17:57 WIB
Elshinta.com - Ahli gizi Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes mengatakan minuman manis yang ding...
Jumat, 11 Januari 2019 - 07:07 WIB
Elshinta.com - Direktur Eksekutif LSM Indonesia AIDS Coalition (IAC) Aditya Wardhana memin...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)