Dolar AS `rebound`karena sterling dan euro melemah
Rabu, 09 Januari 2019 - 08:05 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Dolar AS. Sumber foto: https://bit.ly/2w3oMFF

Elshinta.com - Kurs dolar AS berbalik (rebound) pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), setelah merosot sebelumnya, karena pound sterling Inggris dan euro melemah tertekan ketidakpastian Brexit dan data ekonomi yang suram.

Nilai komparatif euro dengan greenback memperpanjang kerugian lebih dari 0,31 persen pada perdagangan Selasa (8/1), setelah anggota parlemen Inggris mulai mendebat proposal Brexit yang diusulkan Perdana Menteri Theresa May.

May masih harus berusaha keras untuk menang atas lawan-lawan tangguhnya di parleman, karena parlemen Inggris dijadwalkan akan memberikan suara tentang rencana Brexit pada 15 Januari 2019.

Sementara itu, sebut Xinhua, euro telah dibebani oleh data output industri yang lamban dari Jerman, ekonomi terbesar Eropa, sehingga meningkatkan kekhawatiran atas perlambatan pertumbuhan ekonomi zona euro.

Output industri turun 1,9 persen pada November tahun lalu, Kantor Statistik Federal Jerman mengatakan pada Selasa (8/1), berlawanan dengan ekspektasi pasar sebelumnya untuk kenaikan 0,3 persen dan menandai penurunan bulanan ketiga berturut-turut.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama rivalnya, naik 0,25 persen menjadi 95,9044 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1442 dolar AS dari 1,1478 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2719 dolar AS dari 1,2769 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7139 dolar AS dari 0,7142 dolar AS.

Dolar AS dibeli 108,63 yen Jepang, lebih tinggi dari 108,60 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9812 franc Swiss dari 0,9794 franc Swiss, dan melemah menjadi 1,3282 dolar Kanada dari 1,3296 dolar Kanada. Demikian dilansir Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jumat, 18 Januari 2019 - 17:24 WIB
Elshinta.com - Seorang pemain ski meninggal dan seorang lainnya cedera berat akibat tertim...
Selasa, 15 Januari 2019 - 07:42 WIB
Elshinta.com - Presiden Donald Trump pada Senin (14/1) memprediksi Amerika Serikat (AS) ak...
Sabtu, 12 Januari 2019 - 16:55 WIB
Elshinta.com - Tiga orang meninggal dan puluhan lainnya terluka dalam kecelakaan bus tingk...
Sabtu, 12 Januari 2019 - 16:41 WIB
Elshinta.com - Pemilihan perempuan sebagai anggota Kongres AS, Rashida Tlaib dan Ilhan Oma...
Rabu, 09 Januari 2019 - 08:05 WIB
Elshinta.com - Kurs dolar AS berbalik (rebound) pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi W...
Sabtu, 05 Januari 2019 - 14:28 WIB
Elshinta.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada Jumat (4/1) bahwa ia ...
Kamis, 03 Januari 2019 - 10:16 WIB
Elshinta.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada Rabu (2/1) bahwa ia t...
Selasa, 25 Desember 2018 - 16:56 WIB
Elshinta.com - Kelompok gerilyawan YPG/PKK telah merebut kekuasaan atas Kota Hajin, kubu u...
Jumat, 21 Desember 2018 - 10:23 WIB
Elshinta.com - Menteri Pertahanan Amerika Serikat Jim Mattis, Kamis (20/12) waktu setempat...
Rabu, 19 Desember 2018 - 10:45 WIB
Elshinta.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan kepada rekan sejawatnya da...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)