Jangan terpecah belah karena persoalan Pileg dan Pilpres!
Rabu, 09 Januari 2019 - 09:55 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2VDhpkb

Elshinta.com - Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin berharap masyarakat tidak terpecah belah hanya karena persoalan politik, karena beda pilihan politik. 

Hal ini dikemukakannya saat bersilaturahim dengan para pengasuh pondok pesantren se-Sumatera Utara, di asrama haji Medan, Sumut, Selasa (8/1). 

"Kita jangan terpecah belah hanya karena persoalan Pileg (pemilihan presiden) dan Pilpres (pemilihan presiden)," ucapnya, seperti dilansir dari laman resmi Kemenag, Selasa. 

Menurut Menag, Pileg dan Pilpres adalah agenda rutin negara. Setiap lima tahun agenda tersebut digelar. Karenanya, tidak semestinya menjadi faktor pemecah persatuan. 

"Mari sama-sama berusaha menahan diri untuk tidak ikut menyebarkan berita yang tidak berdasar," tutur dia.

Ditegaskan Menag,  atmosfir wacana publik harus diisi dengan hal positif. Ruang publik yang berisi info negatif akan berdampak pada generasi muda Indonesia. 

"Mari mawas diri. Kalau kita tidak yakin dengan kebenaran beritanya,  biar itu berhenti di kita. Tidak usah disebar," tandasnya. 

"Kalaupun kita yakin itu benar, tetap tidak perlu disebar. Sebab keburukan orang lain dilarang agama untuk disebar. Bisa ghibah," lanjut dia. 

Maka itu Menag mengapresiasi para pengasuh pesantren yang terus istiqamah mengajar. Mereka mengisi hari-harinya untuk mencerahkan umat Islam di Indonesia. 

Dalam kesempatan itu, Menag menyerahkan SK Akreditasi Pondok Pesantren Salafiyah dan SK Penghulu. Ada 16 pesantren yang mendapat SK Akdeditasi, tiga yang mewakili adalah Pesantren Babul Hasanah Kab Padang Lawas, Pesantren Raudlatul Ulum Kab Labuhan Batu, Pesantren Uswatun Hasanah Kab Labuhan Batu Selatan. Semuanya mendapat akreditas A. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:34 WIB
Elshinta.com - Dalam menghadapi Pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangera...
Rabu, 16 Januari 2019 - 12:34 WIB
Elshinta.com - Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno mengatakan, akar terorisme...
Rabu, 16 Januari 2019 - 09:25 WIB
Elshinta.com - Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Sembiring menjamin pelaksanaan P...
Rabu, 16 Januari 2019 - 09:04 WIB
Elshinta.com - Badan Pengawas Pemilu Kota Surabaya mempertanyakan pemanggilan oleh Polrest...
Rabu, 16 Januari 2019 - 06:17 WIB
Elshinta.com - Dewan Pers mengingatkan independensi wartawan, khususnya selama melaksanaka...
Selasa, 15 Januari 2019 - 19:24 WIB
Elshinta.com - Kepala Satgas Nusantara Polri, Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan banyakny...
Selasa, 15 Januari 2019 - 18:14 WIB
Elshinta.com - Deputi V Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Jaleswari Pramodhawardani me...
Senin, 14 Januari 2019 - 19:39 WIB
Elshinta.com - Kapolres Bojonegoro menggandeng Offroader Bojonegoro, Jawa Timur untuk...
Senin, 14 Januari 2019 - 16:44 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 320 alat peraga kampanye di Kecamatan Mergangsan yang dipasang mel...
Senin, 14 Januari 2019 - 09:53 WIB
Elshinta.com - Kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden (wapres) perlu mempersiapk...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)