Tanggap darurat berakhir, bantuan korban longsor Cimapag masih mengalir
Kamis, 10 Januari 2019 - 07:07 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2FjLmA5

Elshinta.com - Bantuan untuk korban bencana tanah longsor di Kampung Garehong, Dusun Cimapag, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terus mengalir, meskipun masa tanggap darurat telah berakhir.

"Alhamdulillah bantuan tidak berhenti hingga saat ini, bahkan terus bertambah untuk memenuhi kebutuhan dasar korban bencana tanah longsor di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok ini," kata Kepala Desa Sirnaresmi Iwan Suwandi di Sukabumi, Rabu (9/1).

Menurutnya, bantuan yang datang tersebut berasal dari berbagai elemen baik perseorangan, kelompok maupun organisasi dan lembaga lainnya. Kondisi itu, kata dia, menunjukan kepedulian terjadap korban bencana tanah longsor cukup tinggi, bahkan persediaan kebutuhan dasar untuk korban mencukupi.

Ia menjelaskan bantuan yang diberikan dari donatur atau para dermawan berupa beras, makanan instan, pakaian layak pakai, kasur, hingga perabotan rumah tangga. Bantuan ini pun langsung disalurkan kepada para korban selamat maupun ahli waris sehingga seluruhnya sudah mendapatkan bantuan beberapa kali.

Dari bantuan yang terkumpul ini ada beberapa barang yang langsung disalurkan seperti makanan cepat kedaluarsa seperti roti dan lainnya. Namun demikian, pihaknya menjamin tidak ada korban selamat maupun ahli waris yang terlewat pemberian bantuan. "Dalam penyaluran bantuan ini kami pun melibatkan ketua rukun tetangga (RT) setempat, bahkan bisa ditanyakan langsung sudah berapa kali korban menerima bantuan. Yang terpenting saat ini adalah kebutuhan dasar mereka bisa terpenuhi," tambahnya.

Sementara, Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Eka Widiaman mengatakan, seluruh kebutuhan dasar korban mencukupi, karena persediaan mencukupi hingga sebulan ke depan. "Di masa transisi ini kami fokuskan dalam pemulihan dan penyaluran bantuan sementara untuk korban bencana tanah longsor ini," tambahnya, dikutip Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 17 Januari 2019 - 15:23 WIB
Elshinta.com -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau mencatat luas kebakaran lahan dan...
Kamis, 17 Januari 2019 - 10:25 WIB
Elshinta.com - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,7 mengguncang Kota Sabang, Provinsi Aceh...
Kamis, 17 Januari 2019 - 09:46 WIB
Elshinta.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) ...
Kamis, 17 Januari 2019 - 08:46 WIB
Elshinta.com -Sebanyak tujuh rumah warga RT 02, 03 dan 04 Lingkungan I Jalan Laksamana Malahaya...
Kamis, 17 Januari 2019 - 08:38 WIB
Elshinta.com -Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ...
Kamis, 17 Januari 2019 - 08:00 WIB
Elshinta.com - Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penangg...
Rabu, 16 Januari 2019 - 09:47 WIB
Elshinta.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) ...
Rabu, 16 Januari 2019 - 07:01 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua menyatakan, hujan...
Selasa, 15 Januari 2019 - 11:44 WIB
Elshinta.com - Gempa bumi dengan Magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Tenggara Kabupaten Tapa...
Selasa, 15 Januari 2019 - 10:34 WIB
Elshinta.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)