BMKG: Gempa Sumba Tengah akibat aktivitas subduksi lempeng Indonesia-Australia
Kamis, 10 Januari 2019 - 10:17 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Ilustrasi peta digital gempa di kawasan Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sumber foto: https://bit.ly/2TFbAkd

Elshinta.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyatakan gempa tektonik yang terjadi di Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT) akibat aktivitas subduksi lempeng Indonesia-Australia ke bawah Lempeng Eurasia.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia," kata Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kampung Baru Kupang, Robert Owen Wahyu di Kupang, Kamis (10/1).

Pada Kamis dini hari pukul 01.56.31 WIB, wilayah Kabupaten Sumba Tengah diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan, informasi awal gempa bumi ini berkekuatan M=5,2 Skala Richter (SR) yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=5,0 SR.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 9,63 LS dan 119,91 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 34 km arah timur, 38 km arah barat Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, pada kedalaman 79 km.

Sementara hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi di wilayah Kabupaten Sumba Tengah ini, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan dari struktur sesar turun (normal fault).

Guncangan gempa bumi ini dilaporkan telah dirasakan di daerah Waingapu, Bima dan Labuan Bajo dalam skala intensitas III MMI dan di Kabupaten Manggarai Barat dengan intensitas II-III MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut, dikutip Antara.

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami. Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, kata Robert Wahyu menambahkan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 17 Januari 2019 - 15:23 WIB
Elshinta.com -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau mencatat luas kebakaran lahan dan...
Kamis, 17 Januari 2019 - 10:25 WIB
Elshinta.com - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,7 mengguncang Kota Sabang, Provinsi Aceh...
Kamis, 17 Januari 2019 - 09:46 WIB
Elshinta.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) ...
Kamis, 17 Januari 2019 - 08:46 WIB
Elshinta.com -Sebanyak tujuh rumah warga RT 02, 03 dan 04 Lingkungan I Jalan Laksamana Malahaya...
Kamis, 17 Januari 2019 - 08:38 WIB
Elshinta.com -Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ...
Kamis, 17 Januari 2019 - 08:00 WIB
Elshinta.com - Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penangg...
Rabu, 16 Januari 2019 - 09:47 WIB
Elshinta.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) ...
Rabu, 16 Januari 2019 - 07:01 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua menyatakan, hujan...
Selasa, 15 Januari 2019 - 11:44 WIB
Elshinta.com - Gempa bumi dengan Magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Tenggara Kabupaten Tapa...
Selasa, 15 Januari 2019 - 10:34 WIB
Elshinta.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)