BPBD Jateng tambah alat untuk memantau Gunung Merapi
Kamis, 10 Januari 2019 - 13:43 WIB | Penulis : Rizky Sandra | Editor : Administrator
Gunung Merapi. Sumber foto: https://bit.ly/2ACWQLV

Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah menambah alat untuk memantau perkembangan letusan Gunung Merapi yang saat ini berstatus waspada atau level 2 dari berbagai sisi.

"Khusus di Jateng, kami menambah 3 alat pemantau berupa kamera Closed Circuit Television (CCTV) yang dipasang di Balerante Klaten, Magelang, dan Boyolali," kata Kepala Pelaksana Harian BPDB Provinsi Jateng Sarwa Pramana di Semarang, Kamis (10/01).

Menurut dia, penambahan alat pemantau yang saat ini totalnya berjumlah sekitar 150 alat itu bertujuan agar ketika aktivitas Gunung Merapi meningkat bisa langsung dilakukan langkah-langkah evakuasi yang diperlukan.

Sebagai upaya lain untuk mengurangi risiko bencana terkait meletusnya Gunung Merapi, jajaran BPBD Jateng juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam pengecekan jalur evakuasi dan shelter atau hunian sementara untuk warga yang mengungsi.

Sarwa mengungkapkan jalur evakuasi di Kabupaten Klaten saat ini dalam kondisi rusak berat akibat dilintasi truk-truk pengangkut pasir.

"Sementara itu, shelter-shelter yang dibangun pada 2010 perlu dipastikan kebutuhan logistik dan juga peralatan dapur umumnya. Selain itu, perlengkapan lain yang perlu disiapkan adalah masker yang akan dibagikan kepada masyarakat terutama saat terjadi hujan abu," ujarnya, dikutip Antara.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta agar jalur-jalur untuk mengevakuasi warga saat terjadi erupsi Gunung Merapi, segera diperbaiki guna mengurangi risiko bencana.

Ganjar juga memohon pengertian dari para pengusaha galian C terkait dengan perbaikan jalur-jalur evakuasi karena Gunung Merapi saat ini berstatus waspada level 2.

"Tolonglah para pengusaha galian C, saya mohon betul anda legalkan usaha anda, angkutlah dengan cara benar karena jalan itu juga untuk jalur evakuasi saat terjadi kedaruratan," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 18 April 2019 - 10:45 WIB
Elshinta.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menye...
Kamis, 18 April 2019 - 07:33 WIB
Elshinta.com - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Aceh dan sekitarny...
Rabu, 17 April 2019 - 07:43 WIB
Elshinta.com - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,3 kembali mengguncang Kabupaten Kaimana,...
Rabu, 17 April 2019 - 05:51 WIB
Elshinta.com - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,6 mengguncang Kabupaten Kaimana, Provinsi Pap...
Senin, 15 April 2019 - 06:10 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengidentifikasi sejumlah kerusa...
Minggu, 14 April 2019 - 06:30 WIB
Elshinta.com - Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI dan P...
Minggu, 14 April 2019 - 06:17 WIB
Elshinta.com - Banjir akibat hujan deras di wilayah utara Pamekasan, Jawa Timur dalam satu...
Sabtu, 13 April 2019 - 06:20 WIB
Elshinta.com - Gempa dengan magnitudo (M) 6,9 yang terjadi di Banggai Kepulauan, Sulawesi ...
Jumat, 12 April 2019 - 20:57 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 86 kepala keluarga dengan 258 jiwa yang tinggal di dua gampong (desa) d...
Jumat, 12 April 2019 - 20:25 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengakhiri peringatan dini ts...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)