Polisi: VA beberapa kali terima pesanan layanan prostitusi
Kamis, 10 Januari 2019 - 17:14 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
Direskrimsus Polda Jawa Timur Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan. Sumber foto: https://bit.ly/2AE2blQ

Elshinta.com - Polda Jawa Timur mengungkapkan, artis VA yang tersangkut kasus prostitusi online di Surabaya telah menerima sejumlah pesanan layanan melalui muncikari ES dalam kurun waktu setahun.

Direskrimsus Polda Jawa Timur Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan di Surabaya, Kamis (10/1) mengatakan, pihaknya mendapatkan data tersebut dari transaksi rekening koran milik germo ES.

"VA ini telah sebanyak 15 kali menerima transfer dari muncikari ES dan transfer ke muncikari ES sebanyak delapan kali untuk periode 1 Januari 2018 sampai 5 Januari 2019," kata Yusep, seperti dihimpun Antara.

Terkait pembagian dana tersebut, Yusep mengatakan, dari keterangan tersangka dana ditransfer dari pihak pengguna kepada muncikari maka diurai kepada pihak pemberi jasa layanan tersebut.

Ia menambahkan, satu sama lain mendapat persentasi sesuai kesepakatan yang pokoknya diberikan kepada pihak VA terbukti dari data rekening. "Pihak muncikari mendapat 15 persen dan pihak oknum artis atau saksi korban mendapat 15 persen," ungkapnya.

Dengan data tersebut, ada kemungkinan VA dapat ditetapkan sebagai tersangka. Namun pihak kepolisian terlebih dahulu akan mengonstruksi konten komunikasi maupun transaksi terlebih dahulu.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 17 Januari 2019 - 19:57 WIB
Elshinta.com - Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendiz...
Kamis, 17 Januari 2019 - 18:15 WIB
Elshinta.com - Bos Paramount Enterprise International, Eddy Sindoro membantah dirinya pernah be...
Kamis, 17 Januari 2019 - 14:00 WIB
Elshinta.com - Penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri wajib menjalankan penyita...
Kamis, 17 Januari 2019 - 13:06 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil enam saksi dalam penyidikan ka...
Kamis, 17 Januari 2019 - 10:43 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil lima anggota DPRD Kabupaten Be...
Kamis, 17 Januari 2019 - 07:11 WIB
Elshinta.com - Pihak kepolisian akan memanggil Ivan Gunawan untuk dimintai keterangan terk...
Rabu, 16 Januari 2019 - 21:45 WIB
Elshinta.com - Penyidik dari Polres Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengungkap peran te...
Rabu, 16 Januari 2019 - 21:27 WIB
Elshinta.com - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Nusa Tenggara ...
Rabu, 16 Januari 2019 - 20:35 WIB
Elshinta.com - Malang Corruption Watch (MCW) mendesak sekaligus mempertanyakan keseriusan ...
Rabu, 16 Januari 2019 - 20:12 WIB
Elshinta.com - Kapolres Kota Depok Kombes Pol Didik Sugiarto mengungkapkan adanya kemungki...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/usr/lib/php/20151012/apc.so' - /usr/lib/php/20151012/apc.so: cannot open shared object file: No such file or directory

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: