Saksi PNS Imigrasi, kode hijau untuk  Eddy Sindoro
Kamis, 10 Januari 2019 - 18:01 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Saksi PNS Imigrasi, kode hijau untuk  Eddy Sindoro. Foto: Supriyarto Rudatin/Elshinta.

Elshinta.com - Sidang lanjutan perkara dugaan merintangi penyidikan KPK kepada bos Lippo, Eddy Sindoro dengan terdakwa pengacara Lukas mendengarkan 4 orang saksi di PN Tipikor Jakarta, Kamis (10/1). 

Mereka adalah Muh Ridwan, David Yosua, staff Angkasa Pura, Andi Sofyar PNS Imigrasi Bandara terkait pengurusan rencana pelarian Eddy Sindoro yang akan transit di Soetta ke Bangkok beberapa waktu lalu.

Saksi Andi Sofyar, Petugas Teknis Jaringan Imigrasi menyebut tidak ada nama Eddy Sindoro dalam daftar cekal saat dicek di Bandara Soekarno-Hatta.

"Sebelum tanggal 29 (Agustus), Hendro minta cek daftar cekal. Saat itu dia minta tolong cek apa nama Eddy Sindoro masuk daftar cekal apa enggak, karena sebagai teknisi jaringan saya punya akses, saat itu belum masuk daftar cekal," kata Andi seperti dilaporkan Reporter Supriyarto Rudatin.

Kesaksian Andi ini sekaligus membantah kesaksian Bowo yang mengatakan yang mengatakan baru mengetahui nama Eddy Sindoro tanggal 29 Agustus pagi hari.

Tahu tak ada nama Eddy didaftar cekal, Andi memberitahu ke Dwi Hendro Wibowo alias Bowo. Setelah itu, Andi ditawari kerjaan untuk menjemput Eddy Sindoro dengan upah Rp50 juta.

Mendengar upahnya begitu besar, Andi justru ragu."Saya cek di internet baru tau, nama ini dicari KPK, saya infoin ke Hendro, setelah itu saya mundur," ungkapnya.

Namun karena saat hari penjemputan Andi tak ada kerjaan sampai malam, Andi memutuskan ikut Hendro melakukan operasi penjemputan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 22 April 2019 - 15:25 WIB
Elshinta.com - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) akan memproses secara...
Senin, 22 April 2019 - 12:08 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Senin, 22 April 2019 - 11:50 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Senin, 22 April 2019 - 11:41 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (22/4), memeriksa Sekjen DPR RI I...
Senin, 22 April 2019 - 11:32 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Senin, 22 April 2019 - 11:23 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Minggu, 21 April 2019 - 13:16 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengeksekusi mantan Bupati Labuhan...
Sabtu, 20 April 2019 - 12:15 WIB
Elshinta.com - Pemerintah kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan benih lobster ...
Sabtu, 20 April 2019 - 08:29 WIB
Elshinta.com - Pihak Kepolisian meminta DS yang merupakan pelaku tabrak lari beruntun sepa...
Sabtu, 20 April 2019 - 08:16 WIB
Elshinta.com - DS (36), pelaku kecelakaan lalu lintas yang menabrak satu mobil Mercy dan e...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)