Nonton Youtube, Michael Sindoro ralat kesaksian soal Lucas
Kamis, 10 Januari 2019 - 18:36 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Michael sindoro anak dari Chairman PT Paramount Enterprise International Eddy Sindoro. Foto: Supriyarto Rudatin/Elshinta.

Elshinta.com - Michael sindoro anak dari Chairman PT Paramount Enterprise International Eddy Sindoro meralat kesaksian yang pernah ia sampaikan di dalam berita acara pemeriksaan (BAP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal tersebut dikatakan michael saaat menjadi saksi di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Michael mengaku dirinya tidak pernah berkomunikasi dengan Lucas..

"Awalnya saya kira itu Lucas, tapi setelah saya lihat video, ternyata itu Mr Tan," ujar Michael kepada jaksa KPK, Kamis (10/1) seperti dilaporkan Reporter Supriyarto Rudatin.

Dalam persidangan, Jaksa KPK Abdul Basir membacakan BAP Michael. Dalam BAP, Michael mengatakan bahwa Lucas beberapa kali menghubunginya dan menanyakan mengenai kondisi Eddy Sindoro saat berada di Malaysia.

Lucas juga menanyakan kelanjutan proses hukum di Malaysia saat Eddy Sindoro ditangkap pihak imigrasi Malaysia karena menggunakan paspor palsu.

Menurut jaksa, dalam BAP, Michael menjelaskan bahwa setiap kali berkomunikasi dengan Lucas, dia selalu menggunakan aplikasi Facetime.

Namun, isi BAP yang menyebut nama Lucas itu diralat oleh Michael. Menurut dia, orang yang selalu menghubunginya melalui Facetime itu adalah Mr Tan.

Jaksa KPK meragukan pengakuan yang dibuat Michael. Terutama, karena Michael mengubah isi BAP dan mengganti Lucas dengan tokoh lain bernama Mr Tan.

Namun, setelah berulang kali dicecar jaksa terkait hal tersebut, Michael tetap pada keterangannya dalam persidangan.

Dalam kasus ini, Lucas didakwa menghalangi proses penyidikan KPK terhadap tersangka mantan petinggi Lippo Group, Eddy Sindoro. Lucas diduga membantu pelarian Eddy ke luar negeri.

Menurut jaksa, Lucas menyarankan Eddy Sindoro yang telah berstatus tersangka agar tidak kembali ke Indonesia. Lucas juga mengupayakan supaya Eddy masuk dan keluar dari wilayah Indonesia, tanpa pemeriksaan petugas Imigrasi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 18 April 2019 - 11:24 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Rabu, 17 April 2019 - 07:51 WIB
Elshinta.com - Pengadilan Tinggi Pekanbaru mengabulkan upaya banding tiga terpidana mati k...
Selasa, 16 April 2019 - 18:57 WIB
Elshinta.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Susana Y...
Selasa, 16 April 2019 - 15:24 WIB
Elshinta.com - Hari ini, Selasa (16/5) terdakwa kasus suap proyek PLTU Riau-1 Idrus Marham...
Selasa, 16 April 2019 - 14:24 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan KPK memeriksa Direktur Produksi PT &nb...
Selasa, 16 April 2019 - 13:26 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, KPK memanggil General Manager Ro...
Selasa, 16 April 2019 - 12:57 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara KPK mengatakan, KPK memeriksa mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR...
Selasa, 16 April 2019 - 12:35 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan KPK memeriksa Kepala Biro (Karo)...
Senin, 15 April 2019 - 17:39 WIB
Elshinta.com - Tim Intel Gabungan Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, dan Ke...
Senin, 15 April 2019 - 11:26 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)