Polisi jaga ketat kediaman ketua dan wakil ketua KPK pascateror
Elshinta
Jumat, 11 Januari 2019 - 06:44 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Polisi jaga ketat kediaman ketua dan wakil ketua KPK pascateror
Kediaman Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif di Jalan Kalibata Selatan No. 42, Jakarta Selatan. Terlihat bercak hitam di sisi kiri dinding rumah akibat pelemparan bom molotov pada Rabu (9/1). Foto: Radio Elshinta/Bak 

Elshinta.com - Rumah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK, Laode M. Syarif dijaga ketat usai teror bom molotov di kediaman keduanya, pada Rabu (9/1). Rumah Agus dan Laode kini dijaga sedikitnya enam polisi selama 24 jam penuh.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, polisi yang berjaga di rumah Agus dan Laode berpakaian dinas. Sementara polisi berpakaian preman memback-up dengan memantau dan berpatroli di sekitar rumah Agus dan Laode.

“(Kami) tak mau kecolongan,” kata Argo di Jakarta Selatan, Kamis (10/1), seperti diinformasikan melalui laman resmi NTMC Polri.

Seperti diberitakan, rumah Ketua KPK Agus Rahardjo di Perum Graha Indah Blok A9/15, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, diteror pada Rabu. Pagar rumahnya digantungi tas mencurigakan. Belakangan diketahui tas berisi semen putih.

Pada saat hampir bersamaan, rumah Wakil Ketua KPK, Laode M. Syarif di Jalan Kalibata Selatan, Pancoran, Jakarta Selatan, dilempari dua bom molotov. Satu bom meledak.

Kepolisian sudah memeriksa sejumlah saksi dan mencurigai dua orang berboncengan sepeda motor. Tindak tanduk mereka terekam kamera CCTV. Densus 88 Mabes Polri dan dari Laboratorium Forensik (labfor) Polda Metro Jaya juga sedang mengidentifikasi barang bukti. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Yasonna Laoly katakan napi korupsi bukan kategori `high risk`
Selasa, 18 Juni 2019 - 17:18 WIB
Elshinta.com - Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly menyatakan, sebaiknya narapidana korupsi ti...
Polri tak kurangi pengamanan sampai sidang PHPU berakhir
Jumat, 14 Juni 2019 - 17:58 WIB
Elshinta.com - Pihak Kepolisian RI (Polri) tidak akan mengurangi personel pengamanan di Ge...
Moeldoko: Masyarakat perlu damai, jangan macam-macam
Jumat, 14 Juni 2019 - 16:20 WIB
Elshinta.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan bahwa masyarakat memerlukan ko...
Wiranto: Jika situasi aman, tidak ada pembatasan medsos
Jumat, 14 Juni 2019 - 15:44 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wi...
Kapolri: Polri tidak pernah sebut Kivlan Zen sebagai dalang kerusuhan
Jumat, 14 Juni 2019 - 14:15 WIB
Elshinta.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan Polri tidak pernah mengatakan Ki...
Menko Polhukam tegaskan aparat terus siaga jaga persidangan gugatan Pemilu di MK
Jumat, 14 Juni 2019 - 09:43 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam), ...
Polisi telah siapkan skema pengamanan sidang di MK
Kamis, 13 Juni 2019 - 15:51 WIB
Elshinta.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya  Kombes Pol Argo Yuwono, mengatakan Polda Metr...
Panglima TNI tetap jalin komunikasi dengan purnawirawan TNI
Kamis, 13 Juni 2019 - 15:42 WIB
Elshinta.com - Panglima  TNI  Marsekal Hadi Tjahjanto  mengatakan bahwa   p...
Moeldoko tegaskan komitmen Pemerintah jaga keselamatan masyarakat
Kamis, 13 Juni 2019 - 14:35 WIB
Elshinta.com - Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko menegaskan pemerintah berkomitme...
Kapolda Metro Jaya apresiasi TNI-Polri dan Pemprov DKI
Kamis, 13 Juni 2019 - 12:36 WIB
Elshinta.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono memberikan apresiasi kepada...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)