Harga minyak lanjutkan kenaikan, Arab Saudi pangkas produksi
Elshinta
Jumat, 11 Januari 2019 - 08:23 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Harga minyak lanjutkan kenaikan, Arab Saudi pangkas produksi
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2SKF8Nm

Elshinta.com - Harga minyak naik tipis pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), memperpanjang kenaikannya untuk hari kesembilan berturut-turut, setelah Arab Saudi mengumumkan volume pengurangan produksi untuk Januari dan Februari.

Arab Saudi, pemasok minyak utama dunia, mengumumkan akan mengurangi pasokan minyak dalam dua bulan terakhir. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan pada Rabu (9/1) bahwa produsen minyak akan memotong produksinya menjadi 7,2 juta barel per hari (bph) pada Januari, turun dari 8,0 juta barel per hari pada November.

Dia juga mengumumkan pengurangan produksi akan naik dengan pengurangan 100.000 barel per hari tambahan pada Februari.

Kekhawatiran kelebihan pasokan global berkurang lebih lanjut karena persediaan minyak mentah komersial AS turun 1,7 juta barel pada pekan yang berakhir 4 Januari, Badan Informasi Energi AS (EIA) melaporkan pada Rabu (9/1), yang menandai penurunan terbesar sejak November 2018.

Penurunan persediaan AS terjadi di tengah meningkatnya impor minyak mentah, yang mencatat rata-rata 7,8 juta barel per hari (bph) pekan lalu, kata laporan itu.

Minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari, naik 0,23 dolar AS menjadi menetap pada 52,59 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan internasional, minyak mentah Brent untuk pengiriman Maret, naik 0,24 dolar AS menjadi ditutup pada 61,68 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange. Demikian laporan yang dikutip Antara dari Xinhua.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Emas berjangka menguat pada level tertinggi 14 bulan
Rabu, 19 Juni 2019 - 09:46 WIB
Elshinta.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange menguat pada ak...
Presiden: Iran tidak akan perang melawan negara manapun
Selasa, 18 Juni 2019 - 18:47 WIB
Elshinta.com - Iran tidak akan perang melawan negara manapun, kata Presiden Hassan Rouhani pada...
Harga emas berjangka turun akibat aksi ambil untung
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:46 WIB
Elshinta.com - Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun tip...
Dolar melayang di dekat tertinggi dua minggu, jelang pertemuan The Fed
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:34 WIB
Elshinta.com - Kurs dolar Amerika Serikat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya ham...
Presiden Jokowi temui pansel calon pimpinan KPK
Senin, 17 Juni 2019 - 09:55 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo menemui sembilan orang anggota panitia seleksi (pansel) pim...
Diplomat senior Uni Eropa dukung kesepakatan nuklir Iran
Senin, 17 Juni 2019 - 09:45 WIB
Elshinta.com - Diplomat paling senior kedua Uni Eropa menegaskan dukungan blok tersebut terhada...
Minyak naik di perdagangan Asia pascaserangan tanker di Timur Tengah
Senin, 17 Juni 2019 - 09:26 WIB
Elshinta.com - Harga minyak naik di perdagangan Asia pada Senin (17/6) pagi, setelah Menteri Lu...
Arab Saudi salahkan Iran atas serangan terhadap tanker
Minggu, 16 Juni 2019 - 13:36 WIB
Elshinta.com - Putra Mahkota Arab Saudi menyalahkan Iran atas serangan terhadap dua kapal tanke...
Indonesia suarakan solidaritas terhadap pekerja Palestina dalam pertemuan ILO
Sabtu, 15 Juni 2019 - 18:13 WIB
Elshinta.com - Presiden Buruh Muslim Indonesia (Sarbumusi) Mohammad Syaiful Bahri Anshori ...
Emas naik setelah pasar saham AS melemah
Kamis, 13 Juni 2019 - 10:25 WIB
Elshinta.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange menetap lebih t...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)