Moeldoko: Jokowi siap hadapi debat Capres
Jumat, 11 Januari 2019 - 15:18 WIB | Penulis : Rizky Sandra | Editor : Administrator
Moeldoko, saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait kesiapan Jokowi menghadapi debat Capres-Cawapres di Kompleks Istana Kepresidenan. Sumber foto: https://bit.ly/2Ch3WW6

Elshinta.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 01 Joko widodo-Ma`ruf Amin, Moeldoko, mengatakan Jokowi siap menghadapi debat capres-cawapres dalam konteks Pemilihan Presiden 2019 yang akan digelar 17 Januari mendatang.

"Pak Jokowi sehari-hari sudah menginternalisasi atas program apa yang dikerjakan. Jadi tidak perlu menyiapkan diri, sudah dikerjakan, tidak perlu lagi apa yang disiapkan," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (11/01).

Kepala Staf Presiden ini juga mengatakan bahwa terkait program yang akan dipaparkan, Jokowi juga sudah memiliki gambaran untuk melakukan loncatan yang besar ke depan.

"Apa yang dikerjakan ke depan, sudah ada bayangan. Kalau sekarang membangun landasan yang kuat untuk sebuah lancatan ke depan, sudah punya, apa yang disiapkan," kata Moeldoko.

Terkait dengan masalah HAM dan kasus penyerangan penyidik KPK Novel Bawesdan yang belum tuntas, Moeldoko menyatakan bahwa pihaknya telah memetakan kasus apa saja yang telah terjadi selama masa kepemimpinan Jokowi.

"Pasti sudah kita mitigasi, kita inventarisasi dari berbagai langkah-langkah yang telah dilakukan empat tahun ini terhadap korupsi seperti apa, pelanggaran HAM seperti apa, apa yang terjadi di kepemimpinan beliau tentang pelanggaran HAM," ujarnya, dikutip Antara.

Ia menjelaskan pelanggaran HAM berat terjadi apabila pemerintah melakukan penyalahgunaan kekuasaan dan hal itu tak pernah terjadi di masa pemerintahan Jokowi.

"Pelanggaran HAM berat itu terjadi apabila ada 'abuse of power', terus ada 'genoside' tersistem. Nggak ada itu terjadi," jelasnya.

Moeldoko menjelaskan kasus pelanggaran HAM yang tengah ditangani oleh Kejaksaan yang hingga saat ini belum selesai karena kasus pelanggaran HAM masa lalu dan pihak penegak hukum masih kesulitan dalam mengumpulkan bukti maupun saksi.

"Hal inilah yang menjadi penghambat para instrumen keamanan atau instrumen hukum untuk melakukan langkah berikutnya," ucapnya.

Sedangkan terkait kasus Novel, lanjut Moeldoko, tak ada kaitannya dengan kebijakan negara, karena kasus tersebut merupakan tindakan kriminal murni.

"Dalam konteks ini, konteks kriminal murni. Hanya, persoalannya siapa pelakunya, itu yang jadi persoalan, yang belum ditemukan," tambah Moeldoko.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Minggu, 24 Maret 2019 - 14:39 WIB
Elshinta.com - Partai Keadilan Sejahtera mengedepankan instrumen kampanye dialogis untuk m...
Minggu, 24 Maret 2019 - 14:28 WIB
Elshinta.com - Kedatangan Joko Widodo ke Jember, Jawa Timur bersama Ketua PKB Muhaimin Isk...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 19:52 WIB
Elshinta.com - Calon Wakil Presiden Indonesia nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno menyos...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 19:36 WIB
Elshinta.com - Calon Presiden Indonesia nomor urut 01 Joko Widodo pada kunjungan kerjanya di Ma...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 15:40 WIB
Elshinta.com - Markas Besar (Mabes) TNI menyimpulkan tidak menemukan keterlibatan prajurit...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 15:27 WIB
Elshinta.com - Calon Presiden Indonesia nomor urut 01 Joko Widodo mengajak masyarakat agar...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 14:13 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI memutuskan tidak mengundang menteri Kabinet ...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 11:38 WIB
Elshinta.com - Pada kunjungannya ke Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), calon presi...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 11:14 WIB
Elshinta.com - Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo melayat ke rumah duka Wakil Direkt...
Jumat, 22 Maret 2019 - 17:02 WIB
Elshinta.com - Baru-baru ini beredar rilis Lembaga Survei Alvara Research Center yang menj...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 184
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once