Polres Ngawi tangkap pelaku penipuan rekrutmen anggota Polri
Jumat, 11 Januari 2019 - 15:58 WIB | Penulis : Rizky Sandra | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2TJpRwt

Elshinta.com - Petugas Satuan Reskrim Polres Ngawi, Jawa Timur, menangkap seorang pemuda yang diduga terlibat dalam sindikat penipuan rekrutmen anggota Polri yang merugikan korbannya hingga ratusan juta rupiah.

Demikian disampaikan Kepala Satuan Reskrim Polres Ngawi AKP Muhamad Indra Nadjib, di Ngawi, Jumat (11/01).

Ia mengatakan pelaku adalah Ferry Syahputra Hasibuan (28) warga Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Pria perantauan tersebut berhasil ditangkap polisi setelah dilaporkan oleh korbannya, Suradi (66) warga Desa Ngawi, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi.

"Modusnya sama seperti penipuan rekrutmen pegawai biasanya. Dalam kasus ini, pelaku menjanjikan bisa meloloskan anak korban menjadi anggota Polri dengan membayar uang ratusan juta rupiah," ujar AKP Indra Nadjib kepada wartawan.

Sesuai pengakuan korban, kejadian penipuan rekrutmen anggota Polri tersebut bermula saat anak Suradi, Dimas Budi Prasetyo, mendaftar sebagai calon Bintara Polri. Saat sedang proses rekrutmen anggota Polri pada Juni 2018, Suradi didatangi pelaku di rumahnya guna menawarkan jasanya.

Guna meyakinkan korban, Ferry mengaku sebagai anggota Polri berpangkat Kompol yang memiliki akses memuluskan pendaftar anggota Polri bisa lolos seleksi.

Sebagai syaratnya, Korban Suradi harus menyerahkan uang sekitar Rp350 juta sebagai biaya latihan dan menyuap tim seleksi Bintara Polri.

Saat rekrutmen berlangsung, para korban juga dilatih oleh Ferry di kawasan Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah.

Merasa yakin, korbanpun akhirnya menyetorkan uang sejumlah Rp80 juta sebagai uang muka ke rekening pelaku di BCA pada awal Desember 2018.

Guna semakin menyakinkan korbannya Ferry juga menyatakan bahwa Dimas Budi Prasetyo telah lolos seleksi Bintara Polri dan diberikan seragam polisi.

Dalam proses penyelidikan dan penyidikan, diduga korban penipuan yang dilakukan Ferry Syahputra Hasibuan mencapai sebanyak 12 orang. Para korban tersebut berasal dari sejumlah wilayah di Jawa Timur.

"Untuk korban wilayah Ngawi ada empat orang. Namun, hanya korban atas nama Suradi yanh berani melapor ke Polres Ngawi," tutur Indra, dikutip Antara.

Pihaknya menambahkan, kasus penipuan tersebut tak hanya ditangani oleh Polres Ngawi, namun juga oleh Polda Jawa Timur. Hal itu karena korbannya banyak dan berasal dari sejumlah kota/kabupaten di Jatim.

Akibat perbuatannya, Pelaku Ferry dijerat dengan Pasal 378 KUHP Sub Pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal selama empat tahun.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Minggu, 21 April 2019 - 15:16 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 40 warga negara asing (WNA) asal Tiongkok dan Taiwan yang merupaka...
Sabtu, 20 April 2019 - 17:28 WIB
Elshinta.com - Saeri Haryanto (75), warga Desa Pujodadi, Kecamatan Bonorowo, Kabupaten Keb...
Jumat, 19 April 2019 - 15:22 WIB
Elshinta.com - Polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku pemukulan Pengawas (PTPS) yang se...
Kamis, 18 April 2019 - 06:39 WIB
Elshinta.com - Dua orang diduga pemilih siluman atau oknum yang memanfaatkan formulir C6 orang ...
Selasa, 16 April 2019 - 14:19 WIB
Elshinta.com - Petugas Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta Utara menangkap satu orang ...
Selasa, 16 April 2019 - 08:53 WIB
Elshinta.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo memberika...
Senin, 15 April 2019 - 15:56 WIB
Elshinta.com - Satuan Reserse Narkoba Polres Langkat, Sumatera Utara menggerebek lokasi tr...
Minggu, 14 April 2019 - 07:41 WIB
Elshinta.com - Subdit 2 Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Selata...
Jumat, 12 April 2019 - 11:51 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Daerah Jawa Timur menangkap tersangka berinisial AP dan AJ yang didug...
Jumat, 12 April 2019 - 07:45 WIB
Elshinta.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) telah berhasil membawa pulang dua tersangka ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)