Polisi: Ada artis 19 tahun terlibat pelacuran
Elshinta
Jumat, 11 Januari 2019 - 18:33 WIB | Penulis : Rizky Sandra | Editor : Administrator
Polisi: Ada artis 19 tahun terlibat pelacuran
Polwan menggiring dua tersangka muncikari dari prostitusi daring artis dan model Endang alias Siska. Sumber foto: https://bit.ly/2M4y63B

Elshinta.com - Kepolisian Daerah Jawa Timur mengungkapkan dari 45 artis terlibat pelacuran daring di bawah jaringan germo ES dan TN, ada di antaranya yang masih berusia 19 tahun.

"Ada beberapa nama yang masih berusia 19 tahun. Bahkan, rata-rata usia para artis ini di bawah 30 tahun. Usianya dari 19 sampai 30 tahun," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera di Mapolda Jatim di Surabaya, Jumat (11/01).

Barung mengungkapkan, saat ini telah ada tujuh nama oknum publik figur yang sudah teridentifikasi digital forensik terlibat pelacuran daring.

Bertambah dua orang setelah sebelumnya, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menyebut ada lima publik figur yang memiliki bukti kuat terlibat praktik haram tersebut.

"Daftar artis dan model diduga terlibat prostitusi daring berpotensi bertambah," ujarnya, dikutip Antara.

Dia memastikan daftar 45 artis dan 100 model yang terlibat pelacuran itu didukung data otentik rekam jejak digital daring, mulai dari tempat atau lokasi di hotel, rekaman percakapan hingga terjadinya transaksi pelacuran tersebut.

"Masih ada nama-nama mereka yang beranjak menjadi calon artis dan model diduga juga ikut terlibat prostitusi daring," ungkapnya.

Polda Jatim sebelumnya menyebutkan, ada 45 artis dan 100 model yang diduga terlibat dalam jaringan pelacuran daring yang dikendalikan muncikari TN dan ES.

Berdasarkan spesialisasi, germo ES mengendalikan 45 artis, dan germo TN membawahi ratusan model untuk dijajakan bagi pria hidung belang.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polres Malang gelar rekonstruksi kasus mutilasi di Pasar Besar Malang
Selasa, 18 Juni 2019 - 21:37 WIB
Elshinta.com - Meski identitas korban pembunuhan mutilasi belum terungkap, penyidik dari Polres...
Waka Polda: Miras penyebab kriminalitas di Papua
Selasa, 18 Juni 2019 - 18:59 WIB
Elshinta.com - Wakil Kapolda Papua Brigjen Pol Yakobus Marjuki mengatakan, minuman keras atau m...
Polda Kepri ungkap dugaan pengiriman TKI legal dari Batam
Selasa, 18 Juni 2019 - 12:25 WIB
Elshinta.com - Polda Kepulauan Riau (Kepri) mengungkap dugaan pengiriman tenaga kerja Indo...
Polsek Cengkareng kantongi identitas pengojek jambret telepon bocah
Senin, 17 Juni 2019 - 17:46 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Sektor Cengkareng, Jakarta Barat, telah mengantongi identitas so...
Sakit hati, juragan durian coba habisi keluarga pensiunan polisi
Senin, 17 Juni 2019 - 17:37 WIB
Elshinta.com - Polisi membongkar kasus percobaan pembunuhan berencana terhadap sekeluarga ...
Kecelakaan beruntun, Polisi segera tetapkan penyerang sopir bus jadi tersangka
Senin, 17 Juni 2019 - 14:16 WIB
Elshinta.com - Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengatakan, penyerang sopir Bu...
Polisi: Bom ditemukan di tempat sampah oleh pemulung
Minggu, 16 Juni 2019 - 20:54 WIB
Elshinta.com - Kapolresta Cirebon, Jawa Barat, AKBP Roland Ronaldy mengatakan lima bom yan...
Polisi kejar perampok toko emas di Tangerang
Minggu, 16 Juni 2019 - 15:56 WIB
Elshinta.com - Polisi kantongi identitas pelaku komplotan perampok toko emas ‘Permat...
Polisi ungkap pelaku pembunuhan di Langkat
Minggu, 16 Juni 2019 - 12:39 WIB
Elshinta.com - Pelaku pembunuh Risnawati (54) seorang ibu rumah tangga warga Dusun I Desa ...
Pelaku mutilasi langsung ke padepokan Banten usai beraksi
Jumat, 14 Juni 2019 - 12:05 WIB
Elshinta.com - Pelaku mutilasi seorang kasir minimarket di Kota Palembang Prajurit Dua Der...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)