DitKrimsus Polda Sumut bongkar praktik jual satwa liar dilindungi
Jumat, 11 Januari 2019 - 18:05 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Sumber foto: Diurnawan/Radio Elshinta

Elshinta.com - DitKrimsus Polda Sumut mengamankan satu orang penjual Satwa Liar. Ia adalah A (25) warga Dusun Ill, Desa Paluh Manan, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara.

DitKrimsus Polda Sumut, Kombes Pol. Rony Samtana saat melakukan paparan menceritakan, pada Rabu (8/1) sekitar pukul 20.30 WIB di Dusun III, Desa Paluh Manan, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, Tim Subdit IV DitKrimsus Polda Sumut bersama dengan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) melakukan penyamaran dan membuat janji dengan tersangka A.

"Kita mengenal tersangka dari akun Facebook palsu dengan menggunakan nama inisial KS untuk melakukan transaksi. Makanya kita ajak untuk jumpa dan melakukan transaksi pembelian lutung emas/lutung budeng," katanya, Jumat (11/1) seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Diurnawan.

Setelah melakukan transaksi, kata orang nomor satu di DitKrimsus Polda Sumut tim mendapatkan tiga ekor anak lutung emas/lutung budeng dan pihaknya langsung melakukan pengembangan di rumah A. "Kita ke rumah tersangka bersama Kepala Dusun III, Hapipudin," ujarnya.

Saat di sana, sambungnya, tim menemukan tiga ekor anak elang Brontok (Nisaetus Cirrhatus) dan seekor anak kucing akar/kucing Tandang (Prionailurus Bengalensis). Kepada petugas, ia mengaku menjual satwa liar sudah berjalan selama enam bulan dengan menggunakan akun Facebook palsu dengan menggunakan inisial KS. "Tersangka juga bergabung dengan komunitas akun Facebook Jual Beli Segala Jenis Hewan Medan untuk memasarkan satwa liar kepada pembeli," terangnya.

Sampai saat ini, sambung Rony, tersangka A menjual satwa dengan jenis Lutung Emas atau Lutung Budeng, Kucing Akar/Kucing Kandang, Musang, Monyet, Tupai dan mengantar Satwa tersebut dengan menggunakan Jasa Gojek, pemasaran Satwa Medan dan sekitarnya. Mengenai dari mana tersangka A mendapat satwa liar, Rony menyatakan A mendapat satwa liar yang dilindungi dari nelayan dan masyarakat di Desa Batang Serai, Desa Palu Subur dan Desa Parit Belang, Kecamatan Hamparan Perak. "Tersangka tidak memiliki izin dari pihak yang berwenang dalam kepemilikan satwa yang dilindungi itu," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rabu, 16 Januari 2019 - 18:57 WIB
Elshinta.com - Tim Siber Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara menangkap Titin Surya...
Rabu, 16 Januari 2019 - 14:58 WIB
Elshinta.com - Satres Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara menangkap sala...
Rabu, 16 Januari 2019 - 14:25 WIB
Elshinta.com - Pelaku penipuan perekrutan sebagai tenaga honorer di salah satu dinas jajar...
Rabu, 16 Januari 2019 - 10:52 WIB
Elshinta.com - Begal sadis yang beraksi di tujuh lokasi berhasil dibekuk jajaran Satu...
Rabu, 16 Januari 2019 - 08:55 WIB
Elshinta.com - Anggota Polsek Kalideres meringkus pria pelaku kekerasan seksual berinisial...
Selasa, 15 Januari 2019 - 20:48 WIB
Elshinta.com - Yono W (37) warga Jalan S Supriadi No 1, Gang Lestari, RT7/RW1, Kelurahan K...
Selasa, 15 Januari 2019 - 19:45 WIB
Elshinta.com - Polisi mengamankan dua orang kakak beradik berinisial DL dan CP di kawasan ...
Selasa, 15 Januari 2019 - 16:35 WIB
Elshinta.com - Petugas Kepolisian Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), melakukan operasi ta...
Selasa, 15 Januari 2019 - 14:55 WIB
Elshinta.com - Satreskrim Polres Cirebon Kota, Jawa Barat berhasil meringkus seorang ...
Selasa, 15 Januari 2019 - 14:12 WIB
Elshinta.com - A alias Andre (30) warga Jalan Tengku Amir Hamzah, Kampung Nangka, Kota Bin...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)