Prof. Dr. Sutopo, M.Si dikukuhkan jadi guru besar UM
Elshinta
Jumat, 11 Januari 2019 - 19:45 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Prof. Dr. Sutopo, M.Si dikukuhkan jadi guru besar UM
Sumber foto: El Aris/Radio Elshinta

Elshinta.com - Prof. Dr. Sutopo, M.Si dikukuhkan sebagai guru besar ilmu pendidikan fisika pada fakultas Matematika dan IPA (MIPA).

Pada pengukuhannya tersebut, Prof. Dr. Sutopo, M.Si membacakan pidato pengukuhan yang berjudul memfasilitasi siswa memahami secara bermakna dan koheren tantangan dan alternatifnya. “Selama ini mendengar fisika pasti akan berfikir pasti sulit, padahal kalau kita tahu caranya maka belajar fisika sangat mudah,” ungkap Sutopo kepada Kontributor Elshinta, El Aris di ruang Senat UM lantai IX, Jumat (11/1).

Padahal fisika dibangun untuk menjelaskan fenomena fisik yang terjadi secara alami maupun atas campur tangan manusia.

“Banyak tantangan yang dihadapi sebelum belajar fisika secara formal dan ada tiga hal yang menjadi dasar dan perhatian bagi guru fisika yakni pertama sehingga sebagai guru fisika perlu berhati-hati ketika mengajarkan fisika secara induktif berdasarkan fenomena nyata, kedua perlu memperhatikan dengan sungguh-sungguh berbagai teori naif (potongan -potongan ilmu pengetahuan) yang dimiliki siswa dan tugas kita untuk memperkuat rangkaian pengetahuan yang cocok, ketiga kita perlu mengantisipasi bahwa ide-ide disematkan kita ajarkan melalui serangkaian bab terpisah juga akan disimpan dalam memori siswa secara terpisah pula dan harus kita kaitkan antara ide-ide yang dipelajari pada satu bab dengan ide-ide yang dipelajari pada bab sebelumnya,” jelasnya.

Pada pengukuhan guru besar tersebut, Sutopo merupakan guru besar pertama di Prodi Fisika di fakultas MIPA Universitas Negri Malang.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
MPR: Pancasila wajib masuk kurikulum semua jenjang pendidikan
Minggu, 20 Oktober 2019 - 19:15 WIB
Elshinta.com - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo menyebut P...
Kemdikbud siapkan ekosistem pendidikan berbasis digital
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 07:41 WIB
Elshinta.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menyiapkan ekosistem pend...
Perkuat ekonomi di era 4.O, UP berkolaborasi dengan 6 perguruan tinggi
Jumat, 18 Oktober 2019 - 12:24 WIB
Elshinta.com - Universitas Pancasila (UP) berkolaborasi dengan enam perguruan tinggi nasio...
Penanaman Pancasila perlu dimulai sejak PAUD
Jumat, 18 Oktober 2019 - 11:37 WIB
Elshinta.com - Pembinaan Pancasila, kebangsaan, dan keagamaan perlu dilakukan sejak anak-a...
Lembaga Administrasi Negara gelar uji publik sekolah kader
Rabu, 16 Oktober 2019 - 12:18 WIB
Elshinta.com - Plt Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Kepemimpinan Nasional dan Manajeri...
Rektor UINSU: Dari pesantren kampung menuju kelas internasional
Selasa, 15 Oktober 2019 - 17:25 WIB
Elshinta.com - Menyongsong HUT ke-46 IAIN/UINSU terus berbenah dari sisi kuantitas maupun ...
Dies Natalis Unas ke-70, berkarya dan berprestasi
Selasa, 15 Oktober 2019 - 17:02 WIB
Elshinta.com - Memasuki usia genap 70 tahun, Universitas Nasional (Unas) secara sungguh-sungguh...
PTNBH motor perkembangan pendidikan tinggi di Indonesia
Senin, 14 Oktober 2019 - 21:38 WIB
Elshinta.com - Rektor UI Prof. Anis mengatakan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH)...
Kutuk penusukan Wiranto, UNMA tolak dikaitkan dengan radikalisme
Senin, 14 Oktober 2019 - 19:07 WIB
Elshinta.com - Peristiwa penusukan terhadap Menkopolhukam Jend TNI (Purn) Wiranto menunjukkan b...
Universitas Trisakti wisuda 2.325 lulusan terbaiknya
Minggu, 13 Oktober 2019 - 15:06 WIB
Elshinta.com - Universitas Trisakti (Usakti) menggelar wisuda Doktor, Magister, Spesialis,...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV