Indonesia dan Malaysia jajaki pertukaran guru
Jumat, 11 Januari 2019 - 20:35 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyerahkan cenderamata kepada Menteri Pendidikan Malaysia Maszlee bin Malik di Jakarta, Jumat (11/1). Sumber foto: https://bit.ly/2sjob0Y

Elshinta.com - Menteri Pendidikan Malaysia Maszlee Malik mengatakan pihaknya sedang menjajaki kerja sama pertukaran guru antara Indonesia dan Malaysia.
  
"Selama ini, kami melakukan pertukaran guru dan siswa dengan Singapura, Jepang, Inggris dan Korea tetapi tidak dengan Indonesia. Setelah ini, kita akan kerja sama erat yang saling menguntungkan," ujar Maszlee dalam ceramah singat di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Jakarta, Jumat (11/1).
  
Ia menyebutkan kerja sama ini seperti simbiosis mutualisme, yang saling menguntungkan. Meskipun ia mengakui baik Indonesia dan Malaysia masing-masing memiliki kekurangan. Dalam kesempatan itu, Maszlee menjelaskan pentingnya penyelenggaraan pendidikan yang mengedepankan aspek-aspek nilai untuk menciptakan peradaban dunia yang lebih baik. "Pendidikan yang terpisah dengan nilai hanya akan melahirkan generasi tak manusiawi yang hanyak akan menciptakan banyak konflik, perpecahan, ketamakan, dan kehancuran," katanya, dikutip Antara.
  
Maszlee juga memuji pendekatan pendidikan di Indonesia yang lekat dengan kebudayaan lokal. Kebudayaan merupakan sarana efektif dalam menyampaikan nilai-nilai.
  
Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Suharti berharap kerja sama pertukaran guru tersebut dapat diwujudkan. Kerja sama itu baru diinisiasi pada saat pertemuan Mendikbud Muhadjir Effendy dan Menteri Pendidikan Malaysia Maszlee Malik.
  
Suharti berharap kerja sama itu dapat menguatkan hubungan masyarakat Indonesia dan Malaysia. "Kami akan mencari mekanisme yang pas untuk kerja sama ini," kata Suharti. Suharti menjelaskan bahwa sekolah Indonesia di Malaysia sudah sering melakukan kerja sama dengan pemerintah Malaysia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rabu, 24 April 2019 - 13:25 WIB
Elshinta.com - Yayasan Dharma Karya menampilkan  konten-konten tradisional dalam bentuk se...
Selasa, 23 April 2019 - 19:12 WIB
Elshinta.com - Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMPN 23...
Selasa, 23 April 2019 - 18:46 WIB
Elshinta.com - Dewan Pendidikan Kota Kediri melakukan pemantauan pelaksanaan ujian bagi si...
Selasa, 23 April 2019 - 15:47 WIB
Elshinta.com - Secara bertahap, Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon akan membantu sekol...
Selasa, 23 April 2019 - 09:11 WIB
Elshinta.com - Hari kedua Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dengan mata pelajaran M...
Senin, 22 April 2019 - 20:39 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 14.404 peserta Ujian Nasional (UN) dari 49 SMP dan 65 Madrasah Tsa...
Senin, 22 April 2019 - 19:36 WIB
Elshinta.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan s...
Senin, 22 April 2019 - 16:16 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 200 siswa SMPN 1 Kota Bengkulu yang mengikuti Ujian Nasional Berba...
Senin, 22 April 2019 - 15:55 WIB
Elshinta.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan U...
Senin, 22 April 2019 - 15:46 WIB
Elshinta.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy meminta sisw...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)