Indonesia dan Malaysia fokus pada pendidikan karakter
Jumat, 11 Januari 2019 - 20:47 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Menteri Pendidikan Malaysia Maszlee bin Malik saat memberikan ceramah singkat di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Jumat (11/1). Sumber foto: https://bit.ly/2THE3Wy

Elshinta.com - Indonesia dan Malaysia memiliki kesamaan dalam bidang pendidikan yakni sama-sama menitikberatkan pada pendidikan karakter yang bisa mengubah generasi mendatang yang memiliki nilai komitmen, amanah, integritas dan saling menghargai antarsesama.
   
"Pendidikan di Malaysia saat ini lebih menitikberatkan isu nilai (pendidikan karakter-red). Perdana Menteri Mahathir ketika berkunjung ke Indonesia, dua jam berbincang dengan Presiden Joko Widodo juga membicarakan masalah nilai ini," ujar Menteri Pendidikan Malaysia, Maszlee bin Malik di Jakarta, Jumat (11/1).
   
Menurut dia, jika karakter sudah baik akan memiliki korelasi dengan kualitas. Nilai yang baik tersebut, yang membawa Indonesia dan juga Malaysia menjadi bangsa yang maju. Selanjutnya, Malaysia juga menekankan pada penguasaan bahasa asing. Maszlee menyebutkan selain Bahasa Melayu dan Bahasa Inggris, pihaknya juga menginginkan siswa menguasai bahasa lain seperti Mandarin maupun Arab. "Sekurang-kurangnya tiga bahasa dikuasai," jelas dia, seperti dikutip dari Antara.
   
Terakhir adalah peningkatan literasi dengan membudayakan membaca. Membaca harus menjadi gaya hidup, apapun profesinya. Maszlee juga menjelaskan bahwa basis sekolah di Malaysia menekankan pada kasih sayang, gembira dan saling menghargai.
   
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam tiga tahun terakhir juga menekankan pendidikan karakter melalui program penguatan pendidikan karakter (PPK) yang dimulai sejak jenjang sekolah dasar.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rabu, 16 Januari 2019 - 18:47 WIB
Elshinta.com - PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VIII melalui fungsi Aviasi me...
Senin, 14 Januari 2019 - 21:45 WIB
Elshinta.com - Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menye...
Senin, 14 Januari 2019 - 18:44 WIB
Elshinta.com - Bupati Jayawijaya, Provinsi Papua, John Richard Banua mengatakan 12 sekolah...
Minggu, 13 Januari 2019 - 15:21 WIB
Elshinta.com -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat menyepa...
Jumat, 11 Januari 2019 - 20:47 WIB
Elshinta.com - Indonesia dan Malaysia memiliki kesamaan dalam bidang pendidikan yakni sama...
Jumat, 11 Januari 2019 - 20:35 WIB
Elshinta.com - Menteri Pendidikan Malaysia Maszlee Malik mengatakan pihaknya sedang menjaj...
Jumat, 11 Januari 2019 - 19:45 WIB
Elshinta.com - Prof. Dr. Sutopo, M.Si dikukuhkan sebagai guru besar ilmu pendidikan fisika...
Kamis, 10 Januari 2019 - 21:39 WIB
Elshinta.com - Sedikitnya 37 perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta berpartisipasi me...
Rabu, 09 Januari 2019 - 14:45 WIB
Elshinta.com - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) DKI Jakarta akan mengadakan kur...
Rabu, 09 Januari 2019 - 14:06 WIB
Elshinta.com - Tahun 2035 akan menjadi puncak bagi Institut Teknologi Malang (ITN) Ma...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)