Polisi cari pelaku teror pimpinan KPK melalui sidik jari
Elshinta
Jumat, 11 Januari 2019 - 21:44 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Polisi cari pelaku teror pimpinan KPK melalui sidik jari
Polisi memeriksa area temuan benda diduga bom di rumah pribadi Ketua KPK Agus Rahardjo di Perumahan Graha Indah, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (9/1). Sumber foto: https://bit.ly/2FiKlsV

Elshinta.com - Polisi mencari pelaku teror bom palsu di kediaman Ketua KPK Agus Rahardjo pada Rabu (9/1) pagi melalui sidik jari yang ditemukan di bom palsu tersebut.

"Dari Inafis coba akan mendalami sidik jari. Sidik jari baik yang ditemukan di paralon maupun di tas. Itu akan didalami siapa-siapa saja yang pernah memegang barang itu," ujar Karonpenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Jumat (11/1).

Polisi juga telah meminta keterangan saksi, yakni dua anggota polisi yang pertama kali menemukan barang mencurigakan, mengamankan dan ikut membantu melakukan sterilisasi pada bom palsu itu. Saksi lain yang dimintai keterangan adalah ketua RT, tukang bubur dan beberapa orang dari kediaman Agus Rahardjo.

Selain sidik jari, Inafis Polri juga memanggil ahli sketsa wajah untuk membuat sketsa dari dari keterangan tukang bubur yang mengaku ditanyai rumah ketua RT oleh orang tidak dikenal. "Itu lagi dicoba digambar dulu sketsa wajahnya. Nanti dari skesta wajah yang sudah berhasil digambar ahli sketsa akan dimasukan ke laporan forensik," tutur Dedi Prasetyo.

Sementara untuk rumah Laode Syarif, sampai hari ini polisi masih mendalami rekaman CCTV dan kesaksian dari 12 saksi. Botol yang dilempar pun akan dianalisis kembali untuk mencari sidik jari yang selanjutnya akan diidentifikasi guna menemukan orang yang pernah memegang botol itu. "Kalau ciri-ciri sidik jari orang tersebut memiliki KTP-el itu langsung terkoneksi. Orang itu pasti langsung berhasil diidentifikasi oleh Inafis," ujar Dedi, demikian Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Monster plastik seberat 500 kg diarak keliling Jakarta
Minggu, 21 Juli 2019 - 20:57 WIB
Elshinta.com - Monster plastik menyerupai ikan raksasa memiliki berat 500 kilogram (kg) di...
Landasan pacu ketiga Bandara Soetta siap beroperasi di Hari Kemerdekaan
Minggu, 21 Juli 2019 - 16:39 WIB
Elshinta.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menargetkan landasan pacu (r...
Caleg DPRD DKI terpilih harus konsisten perjuangkan aspirasi warga Jakarta
Minggu, 21 Juli 2019 - 08:43 WIB
Elshinta.com - Para caleg terpilih yang melenggang ke parlemen, khususnya DPRD DKI Jakarta diha...
Inisiator #2022GantiGabener kritik Anies soal bambu getah getih
Sabtu, 20 Juli 2019 - 13:14 WIB
Elshinta.com - Inisator gerakan #2022GantiGabener, Haidar Alwi memberikan kritik kepada Gu...
Sekda Provinsi DKI Jakarta hadiri Lebaran Betawi 2019
Sabtu, 20 Juli 2019 - 12:13 WIB
Elshinta.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Saefullah menghadiri Zikir,...
Anies paparkan hasil kunjungan ke luar negeri
Sabtu, 20 Juli 2019 - 06:58 WIB
Elshinta.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memberikan paparan mengenai kunjungan...
Anies sebut `Getah Getih` awalnya untuk enam bulan
Jumat, 19 Juli 2019 - 21:08 WIB
Elshinta.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut instalasi bambu `Getah Getih` yang ...
Hujan lokal diprakirakan terjadi di beberapa wilayah Jakarta
Jumat, 19 Juli 2019 - 08:13 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan lo...
Instalasi bambu `Getih Getah` di Bundaran HI kenapa dibongkar ?
Kamis, 18 Juli 2019 - 16:12 WIB
Elshinta.com - Instalasi bambu `Getih Getah` yang dipasang di sekitar Bundaran Hotel Indon...
Jakarta ingin jalur baru lomba lari internasional
Kamis, 18 Juli 2019 - 12:51 WIB
Elshinta.com - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta sedang mempertimbangkan pem...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 193
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once