BNPB siapkan 10.000 bibit tanaman vetiver antisipasi longsor
Sabtu, 12 Januari 2019 - 10:14 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Sumber Foto: https://bit.ly/2D6qESR

Elshinta.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama berbagai komunitas menyiapakan 10 ribu bibit tanaman vetiver untuk ditanam di lokasi longsor di Kampung Garehong, Dusun Cimapag, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

"Tanaman vetiver ini berfungsi untuk menahan terjadinya erosi, sehingga untuk antisipasi terjadinya longsor susulan di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok. Dalam waktu dekat tanaman itu sudah bisa tertanam," kata Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo di Sukabumi, Jumat (11/1).

Vetiver merupakan sejenis rumput dengan akar tebal dan kuat sehingga mampu melakukan penetrasi pada lapisan tanah. 

Menurut dia, tidak hanya tanaman vetiver saja tetapi pihaknya juga akan menanam sebanyak 2.500 pohon berbatang keras endemik Jawa Barat seperti pohon buah antara lain alpukat dan sukun. Kemudian untuk tanaman keras seperti rasamala, puspa, kidamar dan lain-lain.

Dia mengharapkan masyarakat khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor semakin paham bahwa menanam tanaman sayuran di lereng gunung atau perbukitan dengan kemiringan yang cukup terjadi seperti di Kampung Garehong ini bisa memicu longsor.

Bahkan, kata dia, di sepanjang jalan menuju lokasi longsor di Sirnaresmi banyak jalan yang sisinya terjal dan tebingnya terkelupas karena pohonnya ditebang, sehingga ini bisa memicu longsor dan jalan terputus.

"Saya diperintahkan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo untuk memastikan bahwa manajemen bencana ini betul-betul bisa terintegrasi. Sehingga ke depan kita harus mengacu kepada informasi yang dikeluarkan pakar di bidangnya masing-masing," katanya, seperti dikutip dari Antara.

Doni mengatakan dengan ditanamnya tanaman vetiver ini dalam jangka pendek diharapkan bisa menahan terjadinya longsor susulan di Cimapag. Maka dari itu, pohon campuran yakni pohon buah dan keras pun harus segera ditanam dan lahan ini tidak lagi ditanami tanaman sayuran dan padi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 22 April 2019 - 20:15 WIB
Elshinta.com - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto menjenguk Aiptu Martin Semb...
Senin, 22 April 2019 - 18:16 WIB
Elshinta.com - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengimbau seluruh...
Senin, 22 April 2019 - 17:32 WIB
Elshinta.com - Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengatakan, moda darat dan ...
Senin, 22 April 2019 - 16:35 WIB
Elshinta.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta seluruh pemangku kep...
Senin, 22 April 2019 - 16:24 WIB
Elshinta.com - Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno menunggu hasil investigasi di lapan...
Senin, 22 April 2019 - 14:36 WIB
Elshinta.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggelar rapat koordinasi kesiapan angk...
Senin, 22 April 2019 - 13:35 WIB
Elshinta.com - Ratusan perawat RSUD Soreang Kabupaten Bandung, Jawa Barat, melakukan aksi ...
Senin, 22 April 2019 - 13:15 WIB
Elshinta.com - Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengimbau para pemudik untu...
Senin, 22 April 2019 - 10:53 WIB
Elshinta.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta masyarakat dunia tidak mengaitkan aks...
Senin, 22 April 2019 - 07:36 WIB
Elshinta.com - Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Laji...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)