Investor di Papua diharapkan kembangkan industri pertanian
Sabtu, 12 Januari 2019 - 12:15 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2AHwR5P

Elshinta.com - Kalangan investor di Papua diharapkan semakin bertambah dengan adanya penyelenggaraan sejumlah ajang seperti PON XX pada 2020 mendatang, dan diharapkan mereka meningkatkan penanaman modal untuk mengembangkan industri pertanian di Bumi Cenderawasih.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Papua Muhammad Musaad, di Jayapura, Jumat (11/1) mengatakan, penanaman modal ini bisa dimulai antara lain dari pengembangan industri pertanian.

"Ekonomi Papua bisa bertumbuh, jika ada pengembangan industri pertanian, di mana dalam road show beberapa waktu lalu di beberapa kementerian. Kami sudah mendorong agar ada kerja sama dengan BUMN guna meningkatkan perekonomian," katanya, seperti dikutip Antara.

Menurut Musaad, pihaknya sejak beberapa tahun lalu juga sudah merumuskan beberapa strategi yang disebut pewilayahan komoditas unggulan lokal dengan prinsip tanam, petik, olah dan jual.

"Jadi kami sudah petakan komoditas lokalnya, kemudian meminta semua stakeholder untuk tidak hanya melakukan aktivitas tanam, perluasan lahan, dan penyediaan bibit saja, tetapi juga harus meningkatkan produksi dan serta memperhatikan pemasaran," ujarnya.

Untuk itu, ujar dia, ke depannya juga akan dikembangkan pengembangan ekonomi kawasan, sehingga masing-masing wilayah ada sentra-sentra ekonomi yang diharapkan mampu menjadi daya ungkit perekonomian Papua. "Jadi masyarakat yang dulunya enggan untuk bertani karena hasilnya tidak bisa dipasarkan, bisa terakomodir dengan baik," ucapnya.

Dia menambahkan selain pengembangan industri, peran BUMD harus terus digenjot sekaligus membentuk badan usaha yang bisa menampung hasil-hasil pertanian, mengingat banyak masyarakat meninggalkan pertanian karena kesulitan memasarkan hasilnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 17 Januari 2019 - 13:26 WIB
Elshinta.com - Penerimaan negara dari industri hulu minyak dan gas bumi di tahun 2018 meni...
Kamis, 17 Januari 2019 - 13:17 WIB
Elshinta.com - Direktur Utama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) Armand Herma...
Kamis, 17 Januari 2019 - 11:01 WIB
Elshinta.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (17/1)...
Kamis, 17 Januari 2019 - 06:53 WIB
Elshinta.com -Kementerian Kelautan dan Perikanan terus mendukung upaya peningkatan ekspor dari ...
Rabu, 16 Januari 2019 - 21:05 WIB
Elshinta.com - Setelah beberapa saat ratusan mantan awak mobil tangki (AMT) Pertamina beru...
Rabu, 16 Januari 2019 - 20:18 WIB
Elshinta.com - Pertambangan merupakan bisnis high risk, dimana membutuhkan modal besar dan meme...
Rabu, 16 Januari 2019 - 13:40 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan, pertumbuhan e...
Rabu, 16 Januari 2019 - 13:31 WIB
Elshinta.com - Menteri Perdagangan (Mendag) RI Enggartiasto Lukita menyatakan pembahasan d...
Rabu, 16 Januari 2019 - 09:14 WIB
Elshinta.com - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia menyebutkan maskapai penerbangan seharus...
Selasa, 15 Januari 2019 - 19:35 WIB
Elshinta.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (15/1)...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)