Pegadaian makin agresif, targetkan 12,3 juta nasabah tahun ini
Sabtu, 12 Januari 2019 - 14:15 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2M420oH

Elshinta.com - Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto menargetkan pertumbuhan jumlah nasabah yang agresif tahun ini dengan peningkatan sebesar  23,4 persen menjadi 12,3 juta orang.

"Kami akan lebih agresif menggarap nasabah UMKM dan milenial, karena masih banyak ruang untuk menumbuhkan di segmen itu," kata Kuswiyoto melalui keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Sabtu (12/1).

Ia memaparkan nasabah Pegadaian pada tahun lalu mencapi 10 jutaorang, naik 9,4 persen dari tahun 2017 sekitar 9,5 juta nasabah. Menurut dia, banyak ruang untuk melakukan terobosan agar target tahun ini bisa dicapai, seperti meluncurkan produk teknologi finansial (tekfin). Era digital ekonomi dan terus bertumbuhnya tekfin serta gadai swasta, mendorong Pegadaian untuk terus berinovasi.

Ada pun inovasi produk yang akan dilakukan perseroan, antara lain Gadai Efek, Gold Card, Digital Lending, Pegadaian E-Wallet & Pegadaian Remittance, Amanah Korporasi, Rahn Umroh, Express Loan, dan Rahn Surat Berharga. Kuswiyoto optimistis bahwa dampak dari bermunculannya gadai swasta dan tekfin, belum akan menggerus bisnis Pegadaian. Hal itu karena market share industri pergadaian nasional masih dikuasai oleh Pegadaian yaitu di atas 90 persen.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa pada Oktober 2018 jumlah perusahaan gadai swasta yang telah mendapatkan izin sebanyak 16 perusahaan. Sementara perusahaan yang baru terdaftar di OJK sebanyak 41 perusahaan gadai. Sementara itu, perusahaan tekfin swasta yang telah mendapatkan izin OJK baru  satu perusahaan dan yang terdaftar di OJK sebanyak 77 perusahaan. "Terus bertumbuhnya bisnis pergadaian dan tekfin menunjukkan bahwa pasar gadai dan nongadai masih besar," ujar Kuswiyoto, dikutip Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 21 Januari 2019 - 11:39 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (...
Senin, 21 Januari 2019 - 10:43 WIB
Elshinta.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/1)...
Senin, 21 Januari 2019 - 09:18 WIB
Elshinta.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menin...
Senin, 21 Januari 2019 - 07:25 WIB
Elshinta.com - Menteri Pariwisata, Arief Yahya menyebutkan Kemenpar akan yang melancarkan ...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 18:26 WIB
Elshinta.com -Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengapresiasi strategi GOJEK mengak...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 15:42 WIB
Elshinta.com -PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I melakukan penandatangan...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 07:41 WIB
Elshinta.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun pada akhi...
Jumat, 18 Januari 2019 - 16:58 WIB
Elshinta.com - Menteri BUMN Rini Soemarno menargetkan nasabah program Membina Ekonomi Kelu...
Jumat, 18 Januari 2019 - 12:47 WIB
Elshinta.com - PT Pertamina (Persero) mengembangkan berbagai jenis bahan bakar minyak (BBM...
Jumat, 18 Januari 2019 - 11:50 WIB
Elshinta.com -Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (18...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)