Berdayakan budi daya ikan, pemerintah tuntaskan pembangunan embung di Pangandaran
Sabtu, 12 Januari 2019 - 14:29 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Ilustrasi: Wisatawan menikmati pemandangan embung. Sumber foto: https://bit.ly/2D3OMp4

Elshinta.com - Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah menyelesaikan pembangunan embung seluas 4,1 hektar di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, untuk kepentingan pemberdayaan warga melalui perikanan berbasis budi daya dan konservasi air, serta pariwisata.

"Keberadaan embung di Pangandaran sangat strategis," kata Dirjen Perikanan Budidaya KKP Slamet Soebjakto dalam rilis yang diterima Antaranews di Jakarta, Sabtu (12/1).

Ia mengemukakan embung merupakan bangunan konservasi air berbentuk kolam untuk menampung air hujan dan air limpasan serta sumber air lainnya. Menurut dia, dengan demikian ada tiga aspek penting yang terkait dengan embung yakni dari aspek ekonomi, lingkungan, dan estetika. Keberadaan embung, lanjutnya, dimaksudkan untuk menambah pendapatan masyarakat melalui kegiatan perikanan berbasis budi daya, berfungsi untuk penampung air dan pengendali banjir.

Selain itu, fungsi lainnya juga dapat menjadi kawasan wisata nasional, keberadaan embung di Pangandaran diharapkan dapat menambah daya tarik wisatawan. "Saya optimis keberadaan embung ini akan mampu memberikan multiplier effect khususnya bagi masyarakat dan kepentingan daerah, apalagi Pangandaran ini kan sebagai kawasan strategis pariwisata di Jawa Barat bahkan nasional. KKP tentunya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemda setempat dalam penyediaan lahannya," ungkap Slamet, dikutip Antara.

Dirjen KKP memaparkan pemanfaatan melalui konsep perikanan berbasis budi daya diharapkan akan mampu menambah peluang pekerjaan dan pendapatan masyarakat. KKP dalam hal ini, ujar dia, telah melakukan penebaran benih ikan tahap awal sebanyak 70.000 ekor, masing-masing ikan nila 50.000 ekor, dan bandeng sebanyak 20.000 ekor.

Pemilihan kedua jenis ikan tersebut karena keduanya memiliki karakteristik cepat tumbuh dan berkembang secara alami. Dengan begitu masyarakat bisa memanfaatkannya secara periodik dalam batasan tertentu. Terkait dengan penanggung jawab pengelola embung, Slamet menjelaskan, karena aset milik pusat, maka KKP telah menunjuk Balai Besar Perikanan Budi daya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi sebagai penanggung jawab operasional embung. "Satu hal penting lagi, bahwa pola perikanan berbasis budi daya yang akan diterapkan ini bisa jadi model untuk daerah lain, utamanya sebagai jalan keluar dalam mengantisipasi polemik permasalahan perairan umum yang berkaitan dengan lingkungan," ujar Slamet.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rabu, 16 Januari 2019 - 21:05 WIB
Elshinta.com - Setelah beberapa saat ratusan mantan awak mobil tangki (AMT) Pertamina beru...
Rabu, 16 Januari 2019 - 20:18 WIB
Elshinta.com - Pertambangan merupakan bisnis high risk, dimana membutuhkan modal besar dan meme...
Rabu, 16 Januari 2019 - 13:40 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan, pertumbuhan e...
Rabu, 16 Januari 2019 - 13:31 WIB
Elshinta.com - Menteri Perdagangan (Mendag) RI Enggartiasto Lukita menyatakan pembahasan d...
Rabu, 16 Januari 2019 - 09:14 WIB
Elshinta.com - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia menyebutkan maskapai penerbangan seharus...
Selasa, 15 Januari 2019 - 19:35 WIB
Elshinta.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (15/1)...
Selasa, 15 Januari 2019 - 19:07 WIB
Elshinta.com - Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Sela...
Selasa, 15 Januari 2019 - 17:33 WIB
Elshinta.com - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengingatkan kalangan pengusaha bah...
Selasa, 15 Januari 2019 - 12:33 WIB
Elshinta.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan bahwa para pedagang maupun penye...
Selasa, 15 Januari 2019 - 10:43 WIB
Elshinta.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa d...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)