Survei: Lima partai aman masuk parlemen
Sabtu, 12 Januari 2019 - 14:56 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Survei indEX tentang elektavilitas partai politik. Sumber foto: https://bit.ly/2Fmskd3

Elshinta.com - Hasil survei yang dilakukan lembaga Indonesia Elections and Strategic (indEX) Research menunjukkan lima partai memiliki tingkat ambang batas parlemen yang aman. 

"PDI Perjuangan, Gerindra, Golkar, PKB, dan Demokrat berada pada posisi aman melewati ambang batas parlemen sebesar empat persen,” ujar Direktur Eksekutif indEX Research Vivin Sri Wahyuni dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu (12/1).

Vivin mengatakan dari hasil survei indEX, kelima parpol itu meraih elektabilitas di atas ambang batas parlemen. 

PDIP menempati posisi puncak dengan raihan 25,7 persen, disusul Gerindra pada posisi kedua sebesar 14,7 persen. “Gerindra berhasil menggeser Golkar ke posisi ketiga," kata Vivin.

Posisi ketiga Golkar memeroleh elektabilitas 9,8 persen, posisi keempat PKB 7,5 persen dan kelima Demokrat 4,6 persen. 

Lebih jauh dia mengatakan enam parpol lain masih berpeluang untuk dapat menembus ambang batas, dengan memperhitungkan margin of error survei. 

Keenam parpol tersebut adalah Nasdem (3,5 persen), PPP (3,3 persen), PKS (3,2 persen), PAN (2,6 persen), PSI (2,3 persen), dan Perindo (2,2 persen). 

Sedangkan lima parpol terbawah yang dinilai berpotensi gagal mengirim wakil ke Senayan yakni Hanura (1,0 persen), PBB (0,9 persen), Berkarya (0,8 persen), PKPI (0,4 persen), dan Garuda (0,1 persen). 

Dia mengatakan masih terdapat sebanyak 17,4 persen responden yang menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab. Angka tersebut turun dibandingkan survei sebelumnya pada periode November 2018 sebesar 20,6 persen. 

Survei indEX Research dilakukan pada 17-28 Desember 2018, dengan jumlah responden 1.200 orang. Metode survei adalah multistage random sampling dengan margin of error plus minus 2,9 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen, demikian Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 21 Januari 2019 - 15:36 WIB
Elshinta.com - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengingatkan aparat pemerintah untuk m...
Senin, 21 Januari 2019 - 10:27 WIB
Elshinta.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, menargetka...
Senin, 21 Januari 2019 - 10:16 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi memulai proses pencetakan perdana logisti...
Minggu, 20 Januari 2019 - 21:25 WIB
Elshinta.com -Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Abhan mengajak masyarakat untuk menjadi ...
Minggu, 20 Januari 2019 - 20:11 WIB
Elshinta.com -Komisioner KPU RI Viryan Azis meninjau proses pencetakan surat suara Pemilu 2019 ...
Minggu, 20 Januari 2019 - 17:43 WIB
Elshinta.com -Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Tengah mengibaratkan praktik pol...
Minggu, 20 Januari 2019 - 14:58 WIB
Elshinta.com -Komisi Pemilihan Umum meninjau proses pencetakan perdana surat suara Pemilu 2019 ...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 21:45 WIB
Elshinta.com -Kepolisian Resor Langkat melaksanakan kegiatan Tabligh Akbar menghadirkan Dai kon...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 18:36 WIB
Elshinta.com -Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, melantik dan menga...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 14:14 WIB
Elshinta.com -Direktur Eksekutif Perludem, Titi Anggraini menilai debat publik capres...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)