Kemenko PMK koordinasikan percepatan penanganan dampak tsunami Selat Sunda
Elshinta
Sabtu, 12 Januari 2019 - 15:14 WIB |
Kemenko PMK koordinasikan percepatan penanganan dampak tsunami Selat Sunda
Sumber foto: https://bit.ly/2FpPIWp

Elshinta.com - Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan mengoordinasikan percepatan penanganan dampak bencana tsunami Selat Sunda.

Dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (12/1), rapat dipimpin oleh Plt. Deputi Bidang Koordinasi Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana, Sonny Harry Harmadi, dengan mengundang sejumlah pihak terkait.  Turut hadir dalam rakor Bupati Pandeglang, Bupati Lampung Selatan, perwakilan Kementerian Sosial, Kementerian ESDM, Kementerian ATR/BPN, Kementerian PUPR, Kementerian Dalam Negeri, BNPB, Setkab, TNI, Polri, Pemprov Banten dan Pemprov Lampung.

Dilaporkan oleh Bupati Pandeglang Irna Narulita, total korban meninggal akibat tsunami Selat Sunda di Kabupaten Pandeglang sebanyak 351 orang yang terdiri dari 117 orang penduduk Pandeglang, 239 orang nonpenduduk Pandeglang, dan lima orang korban tak teridentifikasi. Penanganan yang sudah dilakukan pemerintah diantaranya evakuasi korban luka dan meninggal, penyedian layanan dasar pengungsi, pengerahan personil TNI-Polri dan relawan, pertolongan medis, psikososial dan upaya penanganan tanggap darurat lainnya. 

Dokutip Antara, Irna memutuskan untuk tidak memperpanjang masa tanggap darurat. Kini, Kabupaten Pandeglang telah masuk ke dalam fase transisi ke pemulihan, dari tanggal 6 Januari 2019 hingga 5 April 2019 mendatang. Adapun tindak lanjut penanganan diantaranya menetapkan lahan hunian sementara (huntara), verifikasi dan validasi data calon penghuni huntara, penyiapan lahan dan pembangunan huntara, dan pemindahan pengungsi dari lokasi pengungsian ke huntara.

Sementara itu, Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto melaporkan jumlah korban meninggal akibat tsunami berjumlah 118 orang, korban luka-luka sejumlah 1.555 orang, dan korban hilang tujuh orang.  Meski masih dalam fase tanggap darurat, Nanang menyampaikan bahwa diupayakan masyarakat secepatnya akan mendapatkan bantuan hunian tetap sesuai arahan Presiden. BNPB juga menyampaikan bahwa desa-desa yang rawan bencana ke depannya akan diperkuat menjadi desa tangguh bencana.

Terkait kesiapsiagaan, Plt Deputi Bidang Koordinasi Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana Sonny Harry Harmadi menyampaikan agar masyarakat tetap diminta mengungsi dari pantai sekurang-kurangnya 100 meter dari titik pasang tertinggi ke arah darat sesuai aturan Perpres Nomor 51 Tahun 2016. Kemenko PMK juga meminta Pemda dan BPBD agar segera menyusun rencana siaga darurat yang berisi penetapan jalur dan lokasi evakuasi, mekanisme koordinasi evakuasi, dan edukasi kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat. 

Soal penanganan pengungsi, agar BNPB dan Kementerian Sosial memastikan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi sebaik-baiknya. Terkait  huntara, saat ini ada dua pilihan yang bisa diambil masyarakat, yaitu dibangunkan huntara atau disewakan rumah. Namun terlebih dahulu Pemda harus mendata penerima manfaat dan disahkan oleh bupati. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
TMC masih terus dilakukan di langit Kalimantan dan Riau
Sabtu, 21 September 2019 - 13:48 WIB
Elshinta.com - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melakukan operasi Teknologi Modifi...
Pasca-gempa M 4,2 di Lebak, BPBD belum terima adanya laporan kerusakan
Sabtu, 21 September 2019 - 11:57 WIB
Elshinta.com - Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak,...
BMKG deteksi 1.182 titik panas di Sumatera
Sabtu, 21 September 2019 - 10:48 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 1.182 titik panas indikasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terpantau ...
Krisis air bersih landa 19 kecamatan di Lebak
Sabtu, 21 September 2019 - 09:28 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak menyebutkan sebanyak 19 ...
Gempa M 5,1 guncang Halmahera Selatan, tak berpotensi tsunami
Sabtu, 21 September 2019 - 06:35 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan telah terjadi gempa...
Gempa bermagnitudo 4,3 guncang Kaimana Papua Barat
Sabtu, 21 September 2019 - 06:16 WIB
Elshinta.com - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,3 mengguncang Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua ...
21 September 2016, banjir bandang di Garut diyakini terparah sepanjang sejarah
Sabtu, 21 September 2019 - 06:16 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, menyatakan banjir bandang di...
Lava pijar Gunung Semeru ancam aktivitas warga  
Jumat, 20 September 2019 - 17:16 WIB
Elshinta.com - Keluarnya lava pijar dari puncak Gunung Semeru dapat membahayakan aktivitas masyarak...
Sumsel siapkan dana Rp4 miliar untuk insentif Satgas Karhutla
Jumat, 20 September 2019 - 12:38 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyiapkan dana untuk insentif bagi Satuan Tuga...
Kabut asap selimuti Riau, PMI sebar 70 ribu masker
Jumat, 20 September 2019 - 09:08 WIB
Elshinta.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Riau menyebarkan sekitar 70 ribu masker untuk...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)