Tiga tewas dalam kecelakaan bus di Ottawa
Sabtu, 12 Januari 2019 - 16:55 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Pemandangan Gedung Parlemen (Parlianment Hill) Kota Ottawa sebagai pusat kegiatan puncak acara menyambut hari ulang tahun ke-150 Negara Kanada (Hari Kanada) 1 Juli 2017. foto: https://bit.ly/2CfiVQH

Elshinta.com - Tiga orang meninggal dan puluhan lainnya terluka dalam kecelakaan bus tingkat yang menabrak halte bus di Ibu Kota Kanada, Ottawa, saat jam sibuk pada Jumat, kata petugas.

Bagian kanan atas bus itu terkelupas dalam tabrakan yang terjadi pada pukul 16.00 waktu setempat (04.00 WIB) di stasiun yang padat di bagian barat kota. "Dengan sangat sedih saya melaporkan ada tiga korban meninggal dalam kecelakaan, dua orang adalah penumpang bus dan seorang lainnya berada di peron," kata Walikota Ottawa Jim Watson kepada wartawan dalam jumpa pers Jumat.

Watson juga mengatakan bahwa 23 orang lainnya mengalami luka akibat tabrakan tersebut, sebagian cukup parah dan dikirim ke rumah sakit. Rumah Sakit Ottawa membenarkan melalui cuitan Twitter telah menerima sembilan pasien dalam keadaan kritis akibat kecelakaan.

Kepala Kepolisian Ottawa Charles Bordeleau mengatakan pengemudi bus ditahan dari tempat kejadian untuk diperiksa, tetapi dia meniolak memberi penjelasan lebih lanjut. "Penyelidikan mengenai penyebab kecelakaan sedang dilakukan," katanya kepada wartawan.

Penyelidikian di tempat kejadian diperkirakan berlangsung sepanjang malam di tengah udara yang membeku di Ottawa, setidaknya diprakirakan mencapai titik terendah minus 22 derajat Celsius. "Tidak diragukan bahwa suhu udara akan menyulitkan di tempat kejadian," kata Bordeleau.

Tidak jelas apakah suhu udara mengakibatkan tabrakan. Sejumlah foto dan video dari lokasi kecelakaan memperlihatkan tindakan tanggap darurat untuk menyelamatkan sejumlah orang di darat, sedangkan yang lain memakai tangga untuk menurunkan penumpang yang terjebak di lantai atas bus tingkat tersebut.

Bilal Gill, seorang penumpang di dek atas mengatakan kepada media penyiaran CBC News bahwa para penumpang di bagian depan terjepit di kursi-kursi mereka. "Pastinya orang-orang terjepit, dan ada sedikit darah di lantai," katanya, dikutip Antara.

Kecelakaan itu merupakan dua yang terbesar yang terjadi baru-baru ini yang melibatkan bus penumpang di Ottawa. Bus tingkat lain bertabrakan dengan kereta penumpang pada September 2013, menewaskan enam orang termasuk sopir bus.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 22 April 2019 - 15:36 WIB
Elshinta.com - Badan penanggulangan bencana Kolombia mengatakan sedikitnya 17 orang tewas ...
Jumat, 19 April 2019 - 15:16 WIB
Elshinta.com - Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Morgan Ortagus meng...
Selasa, 16 April 2019 - 09:26 WIB
Elshinta.com - Kebakaran yang meluluhlantakkan Katedral Notre-Dame di Paris pada Senin mem...
Sabtu, 13 April 2019 - 13:28 WIB
Elshinta.com - Kepala Kepolisian Bloomington, Jeff Potts mengungkapkan pihaknya berhasil m...
Senin, 08 April 2019 - 15:47 WIB
Elshinta.com - Menteri Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (AS) Kirstjen Nielsen, yang d...
Senin, 08 April 2019 - 14:54 WIB
Elshinta.com - American Airlines mengatakan akan memperpanjang pembatalan 90 penerbangan s...
Sabtu, 06 April 2019 - 08:13 WIB
Elshinta.com -Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Federal Reserve (Fed) harus menurunkan ...
Kamis, 04 April 2019 - 10:48 WIB
Elshinta.com - Pemimpin oposisi Brazil di Senat, Rondolfo Rodriguez, telah menolak kunjung...
Kamis, 28 Maret 2019 - 16:16 WIB
Elshinta.com - Dua orang tewas dan dua lagi mengalami luka serius akibat seorang pria mela...
Rabu, 27 Maret 2019 - 13:36 WIB
Elshinta.com - Mantan juara Ultimate Fighting Championship (UFC) Conor McGregor sedang dal...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)