Merapi kembali luncurkan guguran lava pijar
Sabtu, 12 Januari 2019 - 16:15 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Gunung Merapi tertutup asap putih terlihat dari wilayah Balerante, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah, Sabtu (12/1). Sumber foto: https://bit.ly/2D5MLZo

Elshinta.com - Gunung Merapi pada Sabtu (12/1) dini hari dua kali meluncurkan guguran lava pijar menurut Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta.

BPPTKG lewat akun Twitter resmi menyebutkan guguran lava pijar pertama terjadi pukul 01.45 WIB selama 122 detik dengan jarak luncur hingga 1,7 kilometer ke arah hulu Kali Gendol.

Guguran lava pijar kedua terjadi pukul pukul 02.31 WIB selama 52 detik dengan jarak luncur 900 meter ke arah ke hulu Kali Gendol. Pada 12 Januari 2018 mulai pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB, BPPTKG mengamati adanya asap kawah berwarna putih dengan intensitas tipis setinggi tinggi 20 meter di atas puncak kawah Gunung Merapi selain guguran lava pijar sembilan kali, di arah tenggara tujuh kali dan timur laut dua kali, dengan jarak luncur antara 50 -1700 meter.

BPPTKG selama mengamati gunung api itu juga mencatat 11 kali gempa guguran dengan amplitudo 2 sampai 65 mm, dua kali gempa hembusan dengan amplitudo 2 sampai 5,5 mm, dan tiga kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 3 mm.

Berdasarkan analisis morfologi kubah lava Gunung Merapi yang dirilis BPPTKG per 11 Januari 2019, volume kubah lava mencapai 439.000 meter kubik dengan laju pertumbuhan mencapai 3.400 meter kubik per hari atau lebih kecil dari pekan sebelumnya.

Dikutip Antara, saat ini kubah lava masih stabil dengan laju pertumbuhan yang masih rendah, rata-rata kurang dari 20.000 meter kubik per hari. Mengacu pada data aktivitas vulkanik Merapi, hingga saat ini BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada level II atau Waspada dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.

BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rabu, 16 Januari 2019 - 09:47 WIB
Elshinta.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) ...
Rabu, 16 Januari 2019 - 07:01 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua menyatakan, hujan...
Selasa, 15 Januari 2019 - 11:44 WIB
Elshinta.com - Gempa bumi dengan Magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Tenggara Kabupaten Tapa...
Selasa, 15 Januari 2019 - 10:34 WIB
Elshinta.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) ...
Selasa, 15 Januari 2019 - 06:15 WIB
Elshinta.com - Dalam sepekan sejumlah kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengala...
Senin, 14 Januari 2019 - 21:06 WIB
Elshinta.com - Sedikitnya 20 rumah warga di Desa Karyatani, Kecamatan Labuhan Maringgai, K...
Senin, 14 Januari 2019 - 15:41 WIB
Elshinta.com -Tanah longsor di Kampung Bojongkaung, Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten ...
Senin, 14 Januari 2019 - 07:13 WIB
Elshinta.com - Hujan deras yang turun sejak Minggu (13/1) siang hingga malam hari menyebab...
Senin, 14 Januari 2019 - 06:11 WIB
Elshinta.com - Ratusan rumah di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, rusak diterjang angin puti...
Minggu, 13 Januari 2019 - 16:22 WIB
Elshinta.com - Nelayan di wilayah Lhokseumawe, Aceh Utara dan sekitarnya diharapkan mewasp...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)