Tersangka muncikari VA sebut dirinya juga korban
Sabtu, 12 Januari 2019 - 20:41 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Polisi wanita (Polwan) menggiring dua tersangka muncikari dari prostitusi daring artis dan model Endang alias Siska (ES) dan Tantri (TN) ketika ungkap kasus di Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Kamis (10/1). Sumber foto: https://bit.ly/2

Elshinta.com - ES alias Siska yang telah ditetapkan sebagai tersangka muncikari kasus prostitusi, yang salah satunya melibatkan artis VA, menyebut dirinya dalam perkara ini juga sebagai korban.

Melalui kuasa hukumnya, Frangky Desima Waruwu, kepada wartawan di Surabaya, Sabtu (12/1), ES menyatakan pada 5 Januari lalu dimintai tolong oleh seorang lelaki untuk mendatangkan VA ke Surabaya. "ES mengaku kenal dengan lelaki yang meminta tolong dirinya untuk mendatangkan VA ke Surabaya tapi tidak bersedia menyebut namanya," katanya.

Hari itu juga, setibanya di Surabaya, ES dan VA kemudian diciduk oleh petugas Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) ketika berada di sebuah kamar hotel kawasan Surabaya Selatan. Keduanya dituding telah menjalankan praktik prostitusi seharga Rp80 juta sekali kencan.

Polisi lantas membebaskan artis VA dan hanya dianggap sebagai korban. Sedangkan ES ditetapkan sebagai tersangka setelah melalui proses penyelidikan terindikasi bertindak sebagai muncikarinya.

Frangky menyatakan kliennya dalam perkara ini tidak terima disebut sebagai muncikari. Salah satu alasannya karena ES sama sekali tidak menerima imbalan uang dalam kasus dugaan prostitusi tersebut. "Klien kami, ES, memang menerima transfer melalui rekening bank senilai Rp40 juta dari seorang lelaki kenalannya yang meminta tolong untuk mendatangkan VA ke Surabaya," katanya.

Dia merinci, dari keseluruhan uang yang ditransfer ke rekening bank milik ES itu, Rp35 juta telah disalurkan ke rekening bank milik VA. "Sisanya Rp5 juta digunakan untuk biaya perjalanan dari Jakarta ke Surabaya. Dengan begitu klien kami ES sama sekali tidak mengambil keuntungan," ujarnya, dikutip Antara.

ES, lanjut Frangky, dalam perkara ini merasa juga menjadi korban karena hanya bertindak sebagai perantara yang dimintai tolong untuk mendatangkan artis VA ke Surabaya.

Kepala Polda Jatim Inspektur Jenderal Polisi Luki Hermawan dalam kesempatan lain memastikan masih mengembangkan penyelidikan perkara prostitusi yang diduga telah memberdayakan lebih dari seratus model dan 40 artis dari Ibu Kota Jakarta.

Selain ES, polisi telah menetapkan TN sebagai tersangka muncikarinya. "Selain itu masih ada dua muncikari lain yang sampai sekarang masih buron. Kalau keduanya sudah tertangkap, insyaallah akan bisa mengungkap semua kasus ini," ucapnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 21 Januari 2019 - 14:22 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan, p...
Senin, 21 Januari 2019 - 13:48 WIB
Elshinta.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mempersilakan Komisi Pengawas Persain...
Senin, 21 Januari 2019 - 11:30 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Minggu, 20 Januari 2019 - 14:16 WIB
Elshinta.com - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Masyarakat meminta agar Presiden Indonesia Joko...
Jumat, 18 Januari 2019 - 12:11 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil kembali lima anggota DPRD Kabu...
Kamis, 17 Januari 2019 - 19:57 WIB
Elshinta.com - Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendiz...
Kamis, 17 Januari 2019 - 18:15 WIB
Elshinta.com - Bos Paramount Enterprise International, Eddy Sindoro membantah dirinya pernah be...
Kamis, 17 Januari 2019 - 14:00 WIB
Elshinta.com - Penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri wajib menjalankan penyita...
Kamis, 17 Januari 2019 - 13:06 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil enam saksi dalam penyidikan ka...
Kamis, 17 Januari 2019 - 10:43 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil lima anggota DPRD Kabupaten Be...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)