Minim persiapan, Marthin Losu harus puas dengan medali perak
Sabtu, 12 Januari 2019 - 21:40 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Atlet para-cycling Indonesia Marthin Losu. Sumber foto: https://bit.ly/2VOkFt2

Elshinta.com - Atlet paracycling Indonesia Marthin Losu harus puas dengan medali perak di nomor 1 km time trial C4-C5 putra di ajang Asian Track Championship 2019 di Jakarta, Sabtu (12/1).

Marthin mencatatkan waktu 1 menit 12,089 detik untuk mengamankan medali perak bagi Indonesia, sementara medali emas diraih oleh pebalap Malaysia Zuhairie Ahmad Tarmizi dengan catatan waktu 1 menit 9,498 detik.

Sementara itu, medali perunggu diraih oleh rekan Marthin di pelatnas paracycling, Sufyan Saori yang mencatatkan waktu 1 menit 13,424 detik. "Sebelum turun di sini persiapan saya mepet hanya satu minggu, jadi saya bersyukur dengan hasil yang saya capai hari ini. Semoga ke depannya bisa lebih baik," kata Marthin usai perlombaan.

Setelah turun di Asian Para Games 2018, Marthin dan tim paracycling Indonesia melakukan jeda latihan sehingga di ajang ATC 2019 ini penampilan mereka belum maksimal.

Sementara itu, Sufyan cukup puas dengan hasil di peringkat tiga di tengah kondisi yang belum fit pasca operasi setelah jatuh dari sepeda di APG 2018 lalu. "Mungkin kondisi saya belum terlalu fit tapi alhamdulillah bisa menampilkan yang terbaik," kata Sufyan, dikutip Antara.

Berbeda dengan Marthin, Sufyan melakukan persiapan kurang lebih tiga minggu sebelum turun di kejuaraan tersebut. Perlombaan kali ini juga merupakan kali pertama bagi Sufyan untuk turun di nomor balapan 1 km karena sebelumnya dia terbiasa latihan untuk nomor 4.000 meter.

Pelatih NPC tim paracyling Indonesia Fadilah Umar mengungkapkan bahwa dengan persiapan yang kurang dari satu bulan, hasil di ATC 2019 menjadi barometer baru bagi mereka. Dari awal latihan, Umar hanya memasang target agar para atlet mampu memperbaiki catatan terbaik mereka di APG ketika turun di ATC.

Di nomor 1 km time trial, Sufyan mampu memperbaiki catatan terbaiknya dari 1 menit 17 detik ke 1 menit 13 detik. Sementara Marthin belum mampu memecahkan waktu terbaiknya di 1 menit 11 detik. "Kita jadikan barometer untuk anak-anak. Kuncinya agar bisa menjaga performa, kamu harus latihan, kalau tidak latihan ya seperti ini. Itu lah yang kita tanamkan kepada mereka," kata Umar.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rabu, 16 Januari 2019 - 13:07 WIB
Elshinta.com - Sembilan bulan usai menjalani masa hukuman akibat doping, Dan Evans, akan b...
Senin, 14 Januari 2019 - 07:45 WIB
Elshinta.com - Hasil pertandingan All Star Liga Bola Basket Indonesia (IBL) Pertamax musim...
Sabtu, 12 Januari 2019 - 21:40 WIB
Elshinta.com - Atlet paracycling Indonesia Marthin Losu harus puas dengan medali perak di ...
Jumat, 11 Januari 2019 - 15:47 WIB
Elshinta.com - Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Agus Andrianto mengajak seluruh masyarak...
Selasa, 08 Januari 2019 - 14:35 WIB
Elshinta.com - Gelaran balap sepeda bertajuk Asian Track Championships (ATC) 2019 digelar ...
Rabu, 26 Desember 2018 - 19:14 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 162 ribu orang mendaftarkan diri untuk menjadi petugas sukarelawan...
Minggu, 23 Desember 2018 - 21:40 WIB
Elshinta.com - Setelah sempat vakum selama tujuh tahun, ratusan atlet sepeda dari 20 kota ...
Jumat, 21 Desember 2018 - 21:29 WIB
Elshinta.com - Sasana wushu Kungfu Surabaya Bersatu pada Jumat meraih Piala Menpora setela...
Kamis, 20 Desember 2018 - 21:23 WIB
Elshinta.com - Mahasiswa Indonesia berhasil memboyong 44 medali emas, 39 medali perak dan ...
Kamis, 20 Desember 2018 - 20:52 WIB
Elshinta.com - Tim bola voli putri SMAN 1 Purwakarta berhasil sebagai juara pertama pada p...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)